DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2026 | 12:29 WIB
DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
91 Ton Sampah Diangkut dari Pesta Tahun Baru Jakarta. (dok. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta)
  • DLH DKI Jakarta mengangkut 91,41 ton sampah usai perayaan Tahun Baru 2026 di lokasi vital ibu kota.
  • Volume sampah tahun ini turun signifikan dibanding tahun sebelumnya karena pelarangan kembang api dan doa bersama.
  • Ribuan petugas membersihkan area fokus seperti Bundaran HI, meski terkendala hujan ringan, hingga Subuh.

Suara.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bergerak cepat membersihkan sisa perayaan malam pergantian tahun 2026 di berbagai titik vital ibu kota pada Rabu (31/12/2025).

Sebanyak 91,41 ton atau setara 415 meter kubik timbulan sampah berhasil diangkut oleh petugas dari jalanan Jakarta hingga dini hari tadi.

"Menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencapai 132 ton," ujar Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto dalam keterangan tertulis, Kamis (1/1/2026).

Kawasan Bundaran HI, Jalan Sudirman-MH Thamrin, hingga area Monas menjadi fokus utama penyisiran sampah oleh ribuan personel kebersihan.

Petugas di lapangan harus bekerja ekstra keras melakukan pembersihan secara manual menggunakan alat tradisional karena kondisi jalanan yang sempat diguyur hujan ringan.

Sampah-sampah yang menempel di aspal tersebut juga memiliki bobot yang lebih berat lantaran mengandung air sisa basahan hujan.

Namun, Asep memastikan seluruh area utama sudah kembali bersih sebelum aktivitas warga dimulai pada pagi hari.

“Ribuan petugas kebersihan kami kerahkan dengan dukungan armada pengangkut sampah, agar Jakarta kembali bersih sebelum aktivitas warga dimulai. Mejelang Subuh tuntas semua, Jakarta kembali kinclong,” klaimnya.

Menurunnya volume sampah secara drastis tahun ini, kata Asep, dipicu oleh kebijakan pelarangan kembang api serta kondisi cuaca di lapangan.

Selain itu, konsep perayaan tahun baru kali ini memang digelar secara lebih sederhana, bermakna, dan reflektif melalui doa bersama.

Agenda doa bersama dilakukan sebagai wujud empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, hingga Aceh.

Asep pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang mulai sadar untuk menjaga kebersihan di ruang publik.

“Kesadaran warga ini sangat membantu dan menjadi kunci terciptanya perayaan yang tertib, nyaman, dan bersih,” pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026

Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:12 WIB

Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender

Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:06 WIB

Kapolri: Warga Patuh Tanpa Kembang Api, Doa Bersama Dominasi Malam Tahun Baru

Kapolri: Warga Patuh Tanpa Kembang Api, Doa Bersama Dominasi Malam Tahun Baru

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 23:26 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB