Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

M Nurhadi

Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
Ilustrasi [Antara]
baca 10 detik
  • PT PLN UID Sumatra Utara telah memulihkan sistem kelistrikan secara menyeluruh di wilayah Sumatra Utara pada Minggu, 24 Mei 2026.
  • Pemadaman dipicu oleh cuaca ekstrem pada Jumat, 22 Mei 2026 yang merusak jalur transmisi dan 540 penyulang listrik.
  • PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengakses informasi resmi terkait status kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile saja.

Suara.com - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara membawa kabar baik bagi masyarakat setempat. Otoritas kelistrikan daerah tersebut memastikan bahwa sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerja Sumatra Utara telah kembali normal secara menyeluruh setelah sempat lumpuh akibat gangguan pada jaringan interkoneksi Sumatra.

Langkah penormalan ini mengakhiri masa krusial setelah sebagian wilayah sempat gelap gulita sejak akhir pekan lalu. Jajaran teknisi di lapangan dilaporkan telah menyelesaikan seluruh tahapan sinkronisasi gardu secara bertahap hingga pasokan daya kembali stabil.

"Saat ini, sistem kelistrikan di Sumut sudah pulih secara 100 persen," tegas Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sumatra Utara, Darma Saputra, dalam keterangan resminya di Kota Medan, Minggu (24/5/2026).

Darma turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tertinggi atas dukungan penuh dari seluruh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders).

Ia juga memuji tingkat kesabaran masyarakat luas yang kooperatif selama tim melangsungkan proses pemulihan teknis yang memakan waktu cukup panjang di lapangan.

Perbaikan 540 Penyulang dan Dampak Cuaca Ekstrem

Dalam memulihkan stabilitas energi di Sumatra Utara, tim penanganan gangguan PLN harus melakukan perbaikan intensif pada 540 penyulang (feeder) distribusi yang terdampak langsung oleh kerusakan sistem.

Fokus utama perbaikan diarahkan pada jalur transmisi krusial 275 kV Muara Bungo – Sungai Rumbai yang menjadi tulang punggung interkoneksi.

Darma menguraikan, kerusakan sistemik pada interkoneksi tersebut bersumber dari faktor alam, yakni hantaman cuaca ekstrem yang melanda wilayah operasional tersebut pada Jumat (22/5/2026) sore.

baca juga

Imbas dari cuaca buruk itu membuat sistem proteksi pembangkit bekerja secara otomatis dan memutus pasokan ke sebagian besar daratan Sumatra.

Manajemen PLN pun kembali menyampaikan nota permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden padamnya aliran listrik masif yang bermula pada Jumat malam pukul 18.44 WIB tersebut.

Khususnya untuk beberapa kawasan di ibu kota Provinsi Medan yang terpaksa mengalami masa pemadaman lebih lama selama proses kliring jaringan berlangsung.

Masyarakat Diimbau Waspada Hoaks

Mengingat sempat maraknya kesimpangsiuran informasi di media sosial terkait durasi pemadaman dan penyebab kerusakan, pihak PLN meminta agar masyarakat tetap tenang dan bersikap selektif dalam menyerap informasi yang beredar di ruang publik.

"Kami meminta masyarakat jangan terpancing isu hoaks yang beredar. Untuk mendapatkan informasi yang tepat, masyarakat dapat mengakses melalui PLN Mobile atau Call Center 123," pungkas Darma.

Melalui kanal digital resmi dan aplikasi PLN Mobile, masyarakat dapat memantau secara langsung status kelistrikan, melakukan pengaduan secara real-time, hingga memperoleh transparansi informasi resmi langsung dari pusat kendali operasi PLN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:31 WIB

Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya

Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:19 WIB

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:09 WIB

Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?

Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Terkini

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:37 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:31 WIB

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan  Anak

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:15 WIB

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:55 WIB

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

×