Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT

Andi Ahmad S

Kamis, 01 Januari 2026 | 23:51 WIB
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
Rektor IPB Dr. Alim Setiawan dan Kepala BRIN Prof. Dr. Arif Satria [Andi Ahmad S/Suara.com]
baca 10 detik
  • IPB University menunjukkan solidaritas nyata terhadap korban banjir bandang di Sumatera melalui pengiriman logistik pangan hasil riset inovatif, bantuan tim medis, serta program pemulihan psikis bagi kelompok rentan di lapangan.

  • Sebagai langkah taktis, Rektor IPB menetapkan kebijakan keringanan hingga pembebasan UKT selama dua semester bagi mahasiswa terdampak. Kebijakan ini bertujuan memastikan keberlangsungan pendidikan masa depan mahasiswa di tengah masa sulit.

  • Selain penanganan bencana, IPB terus berkomitmen memberdayakan ribuan desa di Indonesia melalui program inovatif One Village One CEO (OVOC) yang sukses menghubungkan hasil produksi petani lokal dengan jaringan pasar modern.

Suara.com - Bencana banjir bandang yang menghantam wilayah Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) memanggil solidaritas seluruh elemen bangsa.

Tidak hanya sekadar mengirim doa, IPB University di bawah komando Rektor Dr. Alim Setiawan mengambil langkah taktis dan strategis.

Kampus inovasi ini tidak hanya mengirimkan logistik, tetapi juga mengeluarkan kebijakan yang sangat melegakan bagi mahasiswanya yang menjadi korban keringanan hingga Pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Langkah ini merupakan bagian dari aksi jangka menengah IPB setelah sebelumnya terjun langsung dalam fase tanggap darurat.
Kebijakan ini dinilai sangat empatik, mengingat pendidikan adalah aset masa depan yang tidak boleh terputus karena bencana alam.

Bagi mahasiswa IPB yang keluarganya terdampak bencana di Sumatera, pihak kampus tengah mematangkan formula bantuan finansial. Kebijakan ini dirancang berlapis agar tepat sasaran sesuai kondisi ekonomi mahasiswa pascabencana.

"Terkait UKT, akan diberlakukan beberapa level kebijakan: mulai dari pembayaran secara dicicil, menurunkan nilai UKT, membebaskan pembayaran UKT untuk mahasiswa yang mengambil cuti akademik, hingga menggratiskan sepenuhnya," kata Dr. Alim Setiawan.

Rencananya, kebijakan afirmatif ini akan diberlakukan minimal selama 2 semester. Saat ini, tim manajemen IPB sedang melakukan pengkajian mendalam untuk memverifikasi data mahasiswa agar bantuan ini benar-benar jatuh ke tangan mereka yang membutuhkan.

Sebelumnya, pada fase tanggap darurat, IPB University telah menunjukkan kelasnya sebagai kampus yang berbasis riset dan inovasi. Bantuan yang dikirimkan bukan sekadar mie instan, melainkan produk pangan berteknologi tinggi hasil riset kampus.

Menurut dia, IPB mengirimkan 13.500 pcs ready to use food khusus untuk balita dan 18.000 pcs nasi steril siap makan yang praktis dan bergizi.

baca juga

Selain itu, tim medis yang terdiri dari 13 dosen/dokter, 15 mahasiswa, dan 8 staf diterjunkan langsung ke titik kritis seperti Aceh Tamiang, Tapanuli Selatan, dan Agam.

Fokus mereka tidak hanya fisik, tetapi juga pemulihan psikis bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Aksi solidaritas "Marandang Basamo" pada 6 Desember 2025 lalu juga menjadi bukti nyata kepedulian sivitas akademika.

Di luar penanganan bencana, rekam jejak IPB dalam memberdayakan masyarakat desa patut diacungi jempol. Hingga tahun 2025, IPB University tercatat telah berkontribusi pada 8.350 desa (9,91%) di seluruh Indonesia.

Salah satu program andalannya yang sangat relevan bagi Gen Z adalah One Village One CEO (OVOC). Program ini bukan sekadar KKN biasa, melainkan membangun ekosistem bisnis yang menghubungkan petani dengan pasar modern.

"Program One Village One CEO (OVOC) dijalankan menggunakan pendekatan ekosistem bisnis yang dibangun untuk menghubungkan usaha produksi petani denga pasar pasar modern (seperti Indomart, total buah segar, All Fresh, dan lain-lain)," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobilitas Warga Pulih, Jembatan Sementara Lawe Mengkudu Resmi Difungsikan

Mobilitas Warga Pulih, Jembatan Sementara Lawe Mengkudu Resmi Difungsikan

Video | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:26 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Wook Group Dorong Pembangunan Sosial di Daerah Rawan Bencana

Tak Sekadar Bisnis, Wook Group Dorong Pembangunan Sosial di Daerah Rawan Bencana

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:00 WIB

Malam Tahun Baru Jakarta Jadi Wadah Doa Lintas Agama Bagi Korban Bencana Sumatera

Malam Tahun Baru Jakarta Jadi Wadah Doa Lintas Agama Bagi Korban Bencana Sumatera

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 13:42 WIB

Tutup Tahun 2025 di Lapangan, Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Bencana di Tapanuli Selatan

Tutup Tahun 2025 di Lapangan, Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Bencana di Tapanuli Selatan

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 12:58 WIB

Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Selesai Besok, Penghuni Dapat Listrik Gratis

Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Selesai Besok, Penghuni Dapat Listrik Gratis

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:12 WIB

Menkeu: Ada Rp1,51 Triliun Siap Pakai untuk Pemulihan Bencana, BNPB Segera Ajukan Sebelum Hangus!

Menkeu: Ada Rp1,51 Triliun Siap Pakai untuk Pemulihan Bencana, BNPB Segera Ajukan Sebelum Hangus!

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:22 WIB

Terkini

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×