Gen Z Cemas Sulit Cari Kerja? KSP Qodari Bicara Loker dari Dapur MBG hingga Koperasi

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 05 Januari 2026 | 19:09 WIB
Gen Z Cemas Sulit Cari Kerja? KSP Qodari Bicara Loker dari Dapur MBG hingga Koperasi
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • KSP RI, Muhammad Qodari, menjamin realisasi penciptaan 19 juta lapangan kerja melalui program strategis pemerintah.
  • Program Makan Bergizi Gratis diproyeksikan menyerap sekitar 3 juta tenaga kerja langsung dan tidak langsung.
  • Pemerintah juga mendorong penyerapan tenaga kerja ke luar negeri, mengubah citra TKI menjadi 'Diaspora Indonesia'.

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Muhammad Qodari, menjawab keresahan generasi muda terkait ketersediaan lapangan kerja di tengah fenomena bonus demografi.

Qodari menegaskan bahwa pemerintah tengah menggenjot berbagai program strategis untuk merealisasikan janji penciptaan 19 juta lapangan kerja.

Tantangan terbesar saat ini adalah memastikan proporsi jumlah tenaga kerja yang melimpah dapat terserap secara maksimal. Salah satu mesin penggerak utamanya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Qodari merinci bagaimana satu program seperti MBG dapat memberikan dampak domino terhadap penyerapan tenaga kerja.

Ia memproyeksikan akan ada sekitar 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di seluruh Indonesia.

"Satu SPPG itu menyerap 50 tenaga kerja. Kalau ada 30.000, berarti terbuka 1,5 juta lapangan kerja langsung. Belum lagi dari sisi suplai setiap SPPG butuh setidaknya 10 supplier (lele, ayam, sayur)," ujar Qodari dalam kanal Youtube Rhenald Kasali, Senin (5/1/2026).

"Jika satu supplier butuh 5 orang, ada tambahan 1,5 juta lagi. Jadi, dari MBG saja bisa terserap sekitar 3 juta orang jika sudah berjalan penuh," katanya menambahkan.

Selain MBG, pemerintah juga mengandalkan Koperasi Merah Putih.

Dengan jumlah mencapai 80.000 unit, koperasi ini diprediksi mampu merekrut hingga 800.000 tenaga kerja baru dengan asumsi penyerapan 10 orang per koperasi.

baca juga

Tak hanya di dalam negeri, Qodari melihat peluang besar di pasar internasional, terutama di negara-negara maju seperti Jepang dan beberapa wilayah di Eropa yang mengalami fenomena aging society (penduduk menua) dan tingkat fertilitas rendah.

Qodari mengusulkan perubahan paradigma dari Pekerja Migran menjadi 'Diaspora' untuk meningkatkan rasa bangga anak bangsa saat berkarir di luar negeri.

Koperasi Merah Putih (Gemini)
Ilustrasi Koperasi Merah Putih (Gemini)

"Kebutuhan di luar negeri itu unlimited. Saya harap tidak ada lagi sebutan TKI atau TKW, tapi Diaspora Indonesia. Mau itu white collar atau blue collar, mereka adalah diaspora. Kita bisa suplai tenaga kerja ke sana, mulai dari pengemudi hingga tenaga ahli," tuturnya.

Menanggapi tantangan mengenai kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Qodari menjelaskan bahwa pemerintah melakukan intervensi dari hal yang paling mendasar, yakni kesehatan dan pendidikan.

Pemerintah berupaya memutus rantai stunting melalui program MBG agar anak-anak Indonesia memiliki kesiapan fisik dan kognitif.

Di sisi lain, kesenjangan kualitas pendidikan antara Jawa dan luar Jawa mulai dikikis dengan penggunaan teknologi.

"Kami siapkan panel interaktif digital di sekolah-sekolah daerah pelosok. Nanti akan ada guru virtual yang memberikan materi dengan kualitas yang sama seperti di kota-kota besar. Ini cara kita menutup gap kualitas pendidikan secara nasional," pungkas Qodari.

Melalui kombinasi penguatan ekonomi domestik dan ekspansi ke pasar global, KSP optimis target lapangan kerja yang dicanangkan Presiden dapat tercapai secara bertahap seiring dengan peningkatan kompetensi SDM di berbagai bidang seperti welder, hospitality, hingga caregiver.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Kritik Lewat Prestasi, Qodari Sebut Prabowo Sosok Sabdo Pandito Ratu

Tanggapi Kritik Lewat Prestasi, Qodari Sebut Prabowo Sosok Sabdo Pandito Ratu

News | Senin, 05 Januari 2026 | 16:41 WIB

Refleksi Satu Tahun MBG: Dari Intervensi Gizi Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Refleksi Satu Tahun MBG: Dari Intervensi Gizi Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:37 WIB

JPPI Terima Aduan Sekolah di Banten Diduga Palak SPPG Rp1.000 per Siswa Tiap Hari

JPPI Terima Aduan Sekolah di Banten Diduga Palak SPPG Rp1.000 per Siswa Tiap Hari

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:06 WIB

Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer, JPPI: Lebih Rasional Jadi Sopir!

Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer, JPPI: Lebih Rasional Jadi Sopir!

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:10 WIB

Terkini

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:01 WIB

×