- Tumpukan sampah setinggi dua meter di Jalan Otista Raya, Ciputat, menyebabkan kemacetan parah dan polusi udara harian bagi warga.
- Status tanggap darurat sampah di Tangerang Selatan telah berakhir (5 Januari 2026) tanpa perpanjangan sambil menunggu evaluasi menyeluruh.
- Pemkot Tangsel sedang mempercepat penataan TPA Cipeucang dan merencanakan solusi jangka panjang berbasis teknologi pengelolaan sampah energi.
Asep menegaskan bahwa penanganan sampah tidak akan berhenti, terlepas dari status darurat diperpanjang atau tidak. Pihaknya berjanji akan terus bekerja maksimal hingga kondisi kembali stabil.
"Yang pasti, Pemkot Tangsel tidak akan menghentikan upaya penanganan sampah, baik status tanggap darurat diperpanjang maupun tidak. Penanganan tetap berjalan maksimal hingga kondisi benar-benar stabil dan aman bagi masyarakat," kata dia.
Berbagai solusi jangka panjang kini tengah dikebut. Dengan pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Pemkot Tangsel sedang mempercepat penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Serpong.
Upaya ini termasuk menambah fasilitas landfill atau lokasi penimbunan sampah baru serta menambah kapasitas yang sudah ada.
Selain itu, solusi berbasis teknologi juga disiapkan, termasuk rencana pembangunan unit pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) untuk mengatasi masalah sampah dari akarnya.