Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?

Selasa, 06 Januari 2026 | 21:36 WIB
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
Presiden Prabowo Subianto saat retret kabinet di Hambalang, Selasa (6/1/2026). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menegur menteri di Hambalang, Bogor, untuk mendorong percepatan kerja kabinet lebih lanjut.
  • Teguran tersebut bertujuan mempercepat bidang penciptaan lapangan pekerjaan, seperti pembangunan kampung nelayan dan pembuatan kapal ikan.
  • Pertemuan di Hambalang pada Selasa (6/1/2026) ini digunakan mengevaluasi kinerja satu tahun dan menyusun strategi capaian mendatang.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto turut memberikan teguran kepada para menteri dalam retret di Hambalang, Kabupaten Bogor. Namun, teguran tersebut bersifat melecut semangat.

“Teguran dalam artian melecut semangat, iya,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Hambalang, Selasa (6/1/2026).

Lecutan semangat tersebut dilakukan karena kepala negara memang ingin kabinet bekerja lebih cepat.

“Karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya,” kata Prasetyo.

Contoh percepatan yang dikehendaki Presiden adalah percepatan pembangunan kampung-kampung nelayan dan program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan.

“Jadi beliau memang ingin sesegera mungkin program-program tersebut, karena selain bersifat padat karya, hal itu juga akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat,” kata Prasetyo.

Evaluasi Kinerja
Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan melakukan evaluasi kinerja pemerintah selama satu tahun ke belakang dalam pertemuan di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu ditekankan Prabowo saat membuka taklimat. Ia menyampaikan sengaja mengundang jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang untuk mendengarkan taklimat awal tahun 2026.

“Pertimbangan saya mengumpulkan Saudara-saudara adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu. Selanjutnya, kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia,” kata Prabowo di Hambalang, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Istana Buka Pintu Lebar-lebar: Silakan Kritik Jika Pemerintah Lalai, Kami Terbuka

Selain evaluasi, Prabowo juga ingin menyusun strategi mengenai capaian yang perlu diraih ke depan.

“Dan selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” kata Prabowo.

Prabowo turut mengingatkan kondisi bangsa Indonesia yang penuh tantangan dan cobaan. Terakhir, ia menyinggung bencana yang menimpa tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, serta bencana di wilayah lain.

“Jadi Saudara-saudara, kita hadapi itu dan dengan kita hadapi itu kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan. Negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita, dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elite kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan,” ujar Prabowo.

“Kita memahami itu dan kita telah membuktikan pada tahun 2025 dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” kata Prabowo.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI