Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra

Bella, Lilis Varwati

Rabu, 07 Januari 2026 | 20:15 WIB
Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra
Banjir Sumatra (Instagram/suaradotcom)
baca 10 detik
  • Kemenkes mengajukan anggaran Rp500 miliar untuk pemulihan fasyankes di tiga provinsi Sumatra pascabanjir bandang November.
  • Pemulihan ini fokus pada penggantian alat medis mahal dan perbaikan 87 rumah sakit serta 867 puskesmas terdampak.
  • Dana tersebut juga mencakup insentif bagi tenaga kesehatan yang rumahnya rusak parah akibat bencana alam tersebut.

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajukan anggaran Rp500 miliar untuk pemulihan ratusan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di tiga provinsi Sumatra yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November lalu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pemulihan difokuskan pada penggantian alat-alat medis yang rusak di 87 rumah sakit dan 867 puskesmas terdampak.

"Kami sudah mengajukan anggaran sekarang sekitar Rp500 miliar untuk revitalisasi tahap tiga. Karena sekarang kita sudah daftarkan, ambulans misalnya 204 unit, yang bisa diperbaiki berapa, (misalnya) cuma 120 unit, jadi mesti beli dong sisanya," kata Budi saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Kemenkes juga mengategorikan bangunan fasyankes yang rusak ringan hingga rusak parah untuk menentukan kebutuhan anggaran. Budi menyampaikan, saat ini masih ada tiga puskesmas yang belum beroperasi akibat rusak parah.

Anggaran terbesar juga diperkirakan untuk perbaikan dan penggantian alat medis yang rusak.

"Yang mahal-mahal nih, CT scan, MRI, itu mahal-mahal semua. Cath lab, itu juga bisa miliaran. Sekarang kita lagi kirim teknisinya untuk melihat mana saja yang rusak bisa diperbaiki, mana yang harus diganti. Kalau diganti, nanti pemerintah akan memasukkannya sebagai anggaran yang harus diganti," tutur Budi.

Dana juga dialokasikan untuk insentif tenaga kesehatan yang terdampak bencana. Budi menyebutkan, nakes yang rumahnya rusak akibat banjir dan longsor akan diberi insentif sebesar Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta untuk rumah rusak sedang, serta biaya pembangunan ulang bagi rumah rusak berat, ditambah Rp5 juta bantuan hidup dan Rp3 juta untuk furnitur.

Budi menyebut hingga kini anggaran penanganan yang telah digelontarkan mencapai lebih dari Rp50 miliar, terdiri dari dana gabungan bantuan Kemenkes, BNPB, dan donasi swasta.

"Anggarannya itu nanti sepemahaman saya akan dikonsentrasikan satu pintu lewat BNPB. Jadi aman, tidak ada duplikasi anggaran," pungkas Budi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggul Sungai Bremi Jebol, 300 KK di Pekalongan Terdampak Banjir

Tanggul Sungai Bremi Jebol, 300 KK di Pekalongan Terdampak Banjir

Foto | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:46 WIB

Asa Menuju Pulih Pasca Bencana Sumatra

Asa Menuju Pulih Pasca Bencana Sumatra

Your Say | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:55 WIB

Secercah Harapan itu Bernama Jembatan

Secercah Harapan itu Bernama Jembatan

Your Say | Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:10 WIB

Mendesak Percepatan Infrastruktur Pasca-Longsor dan Banjir Bandang Aceh

Mendesak Percepatan Infrastruktur Pasca-Longsor dan Banjir Bandang Aceh

Your Say | Sabtu, 03 Januari 2026 | 13:25 WIB

Menghapus Luka, Membangun Kembali Aceh dan Sumatra Pasca Banjir

Menghapus Luka, Membangun Kembali Aceh dan Sumatra Pasca Banjir

Your Say | Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:15 WIB

Padang Pulih: Menanti Matahari dan Kembali Bangkitnya Ranah Minang

Padang Pulih: Menanti Matahari dan Kembali Bangkitnya Ranah Minang

Your Say | Minggu, 04 Januari 2026 | 19:10 WIB

Banjir yang Berulang: Peringatan Sistemik yang Tak Kunjung Didengar

Banjir yang Berulang: Peringatan Sistemik yang Tak Kunjung Didengar

Your Say | Rabu, 07 Januari 2026 | 08:30 WIB

Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh

Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 20:40 WIB

Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana

Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 22:20 WIB

Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh

Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

×