60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari

Bella, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 09 Januari 2026 | 21:49 WIB
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memerintahkan Dirut Pasar Jaya segera mengatasi tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati.
  • Pramono mengingatkan ketersediaan ratusan armada baru untuk mengangkut sampah ke fasilitas pengolahan seperti Bantargebang.
  • Sudin LH Jaktim mengerahkan 25 armada untuk menuntaskan akumulasi sampah harian hingga 60 ton dalam lima hari.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan atensi khusus terhadap masalah tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Gunungan limbah tersebut belakangan dikeluhkan warga sekitar karena menebarkan aroma busuk yang sangat menyengat.

Pramono secara tegas memerintahkan Direktur Utama Pasar Jaya, Agus Himawan, untuk turun tangan membereskan persoalan tersebut.

"Jadi, saya sudah meminta kepada Pasar Jaya, Bapak Dirut, untuk segera menyelesaikan itu," ucap Pramono di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Mantan Sekretaris Kabinet ini menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi jajarannya untuk lambat dalam menangani persoalan kebersihan kota.

Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menggelontorkan anggaran untuk pengadaan ratusan armada pengangkut sampah baru.

"Kami sudah mengadakan truk tambahan hampir 100 truk lebih di tahun 2025 kemarin," ucap Pramono.

Dengan armada anyar tersebut, Pramono meyakini sampah di pasar dapat segera diangkut ke TPST Bantargebang maupun fasilitas RDF Plant Rorotan.

"Ya untuk Bantargebang, untuk Rorotan, dan termasuk untuk yang di Kramat Jati," ucap dia.

baca juga

Merespons instruksi tersebut, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur langsung mengerahkan 25 armada perbantuan ke lokasi.

Kepala Sudin LH Jakarta Timur, Julius Monangta, menjelaskan bahwa lonjakan volume sampah ini terjadi akibat sedang berlangsungnya musim buah.

"Saat ini, kemampuan penanganan sampah di kawasan tersebut sekitar 160 ton per hari. Sementara pada musim tertentu, timbulan sampah bisa mencapai hingga 220 ton per hari. Artinya, terjadi akumulasi atau ‘tabungan’ sampah sekitar 60 ton setiap harinya," kata Julius dalam keterangan persnya.

Julius menargetkan operasi pembersihan gunungan sampah ini dapat tuntas dalam waktu lima hari ke depan.

Demi mempercepat proses, petugas di lapangan didukung oleh 13 unit dump truck, 10 unit tronton, serta dua unit shovel loader.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benyamin Davnie: Kritik Mahasiswa adalah Energi, Kami Berpacu dengan Waktu Benahi Sampah Tangsel

Benyamin Davnie: Kritik Mahasiswa adalah Energi, Kami Berpacu dengan Waktu Benahi Sampah Tangsel

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 17:00 WIB

Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi

Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi

Bola | Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:43 WIB

Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak

Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:34 WIB

Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif

Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif

Bola | Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:18 WIB

Tuai Polemik, Pramono Anung Pasang Badan Soal Pembangunan JPO Sarinah: Untuk Difabel

Tuai Polemik, Pramono Anung Pasang Badan Soal Pembangunan JPO Sarinah: Untuk Difabel

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 16:57 WIB

Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza

Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 16:09 WIB

Wali Kota Bandung Instruksikan Seluruh Kecamatan Gelar Nobar Persib Bandung vs Persija Jakarta

Wali Kota Bandung Instruksikan Seluruh Kecamatan Gelar Nobar Persib Bandung vs Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:33 WIB

Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat

Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:06 WIB

Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri

Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri

Sport | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:00 WIB

Diceritakannya Angan itu Kepada Angin

Diceritakannya Angan itu Kepada Angin

Your Say | Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×