- Polisi mengamankan tiga juru parkir liar berinisial VA, RP, dan AR di Jakarta Barat pada 8 Januari 2026.
- Peristiwa pengeroyokan terjadi di Tubagus Angke akibat adu mulut setelah kaki pak ogah tersenggol motor.
- Pelaku memukuli korban yang merekam kejadian, termasuk memukul kepala korban menggunakan batu saat dikejar.
Suara.com - Polisi meringkus tiga orang juru parkir liar atau pak ogah buntut melakukan pengeroyokan terhadap pengendara motor di kawasan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Video kejadian tersebut sempat viral usai diunggah di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni Instagram @infojakbar24jam.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan mengatakan, pelaku pengeroyokan berinisial VA (31), RP (29), dan AR (31) telah diamankan polisi.
“Sudah kami amankan tiga orang pelaku pak ogah yang terlibat dalam aksi keributan tersebut. Ketiganya kami amankan pada Kamis, 8 Januari 2026,” ujar AKP Alexander Tengbunan saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).
Alexander menuturkan, peristiwa ini bermula ketika dua pak ogah berinisial RP dan VA tengah beraktivitas di sekitar lampu merah Pesing.
Keributan terjadi ketika kaki salah satu pak ogah tersenggol oleh pengendara sepeda motor, yang kemudian memicu adu mulut di lokasi.
Di saat bersamaan, seorang pengendara motor lain berinisial YA yang berada di lokasi merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel.
“Namun, para pak ogah tidak terima aksinya direkam, sehingga berupaya mendekati korban dan mencoba merebut telepon genggam tersebut,” ujarnya.
Korban sempat melarikan diri, namun langkahnya terhenti setelah dikejar para pelaku.
Baca Juga: Orde Baru dan Kembalinya Katamso
Korban kemudian dianiaya oleh para pelaku. Bahkan, pelaku memukul kepala korban yang masih mengenakan helm menggunakan batu.
Saat ini, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh petugas di Mapolsek Grogol Petamburan guna proses hukum lebih lanjut.