Survei: Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi di Tahun 2026

Galih Prasetyo Suara.Com
Senin, 12 Januari 2026 | 18:00 WIB
Survei: Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi di Tahun 2026
Survei: Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi di Tahun 2026 [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Mayoritas publik Indonesia optimis transformasi budaya Polri akan terwujud pada tahun 2026, didorong agenda PRESIS Kapolri.
  • Survei RPI Januari 2026 menunjukkan 76,2 persen responden yakin transformasi terwujud, termasuk koreksi internal.
  • Optimisme publik ini juga melihat potensi pergeseran dari budaya militeristik menuju pelayanan publik dan *community policing*.

Salah satunya melalui pembentukan Tim Transformasi Polri oleh Kapolri. Selain itu, publik menilai Polri menunjukkan keberanian dalam melakukan koreksi internal terhadap anggotanya yang melakukan pelanggaran.

“Transparansi tata kelola, penertiban internal, serta modernisasi pelayanan menjadi perhatian utama responden ketika melihat keseriusan Polri melakukan transformasi,” jelas Fernando.

Meski demikian, ia menekankan masih ada pekerjaan rumah yang perlu dibenahi. Menurutnya, Polri perlu meningkatkan kepastian dan kejelasan waktu penanganan perkara agar kepercayaan dan optimisme publik semakin menguat.

“Perbaikan dalam penerapan hukum, khususnya terkait waktu penanganan perkara, penting dilakukan agar masyarakat semakin percaya terhadap proses transformasi Polri,” pungkasnya.

Survei RPI ini dilaksanakan pada 2–9 Januari 2026 dengan melibatkan 1.200 responden berusia di atas 17 tahun yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI