Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah

Bangun Santoso

Selasa, 13 Januari 2026 | 13:48 WIB
Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah
Foto sebagai ILUSTRASI Banjir: Warga menggotong pasien saat banjir di RSUD Kota Serang, Banten, Senin (12/1/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz]
  • Cuaca ekstrem menyebabkan banjir besar di Tangerang, merendam ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
  • BPBD Kabupaten Tangerang mencatat 50.000 jiwa di enam kecamatan terdampak, dengan fokus evakuasi di Kosambi.
  • Sebanyak 1.000 jiwa berhasil dievakuasi, sementara BPBD mengimbau warga waspada dan segera melapor kondisi darurat.

Suara.com - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tangerang telah memicu bencana banjir berskala besar, melumpuhkan aktivitas di sejumlah area dan memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, merilis data terbaru yang menunjukkan dampak masif dari bencana hidrometeorologi ini.

Sedikitnya 50.000 jiwa yang tersebar di enam kecamatan dilaporkan menjadi korban terdampak banjir. Keenam kecamatan tersebut adalah Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk, dan Sepatan. Genangan air dengan ketinggian bervariasi telah merendam ribuan rumah dan akses jalan utama.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, memberikan rincian data terkini mengenai jumlah warga yang terdampak. Menurutnya, angka tersebut mencakup puluhan ribu jiwa dari sekitar 10.000 kepala keluarga.

"Untuk update terakhir dari beberapa titik banjir ini kurang lebih ada kurang lebih 10.000 kepala keluarga (KK), meliputi kurang lebih 45-50 ribu jiwa," katanya saat dikonfirmasi di Tangerang, Selasa (13/1/2026).

Di tengah kepungan air, prioritas utama tim gabungan adalah mengevakuasi warga yang terjebak di lokasi-lokasi paling rawan. Data sementara menunjukkan bahwa sekitar 1.000 jiwa telah berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman, seperti posko pengungsian yang telah disiapkan.

"Kisaran sementara yang dapat kami update kurang lebih sekitar 1.000 orang dari Kosambi telah mengungsi. Namun, kami masih melakukan pendataan," kata Taufik sebagaimana dilansir Antara.

Dari 18 titik lokasi yang terendam, kondisi genangan air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai ketinggian kritis 80 sentimeter.

Kecamatan Kosambi dilaporkan menjadi wilayah yang mengalami dampak paling parah, sehingga proses evakuasi difokuskan di area tersebut untuk meminimalisir risiko.

"Evakuasi kurang lebih tidak terlalu banyak, khususnya yang ada di Kosambi saja. Kisaran sementara yang dapat kami update kurang lebih sekitar 1.000 orang," ujarnya, menegaskan fokus penanganan di wilayah terparah.

Menghadapi situasi darurat ini, BPBD Kabupaten Tangerang telah bergerak cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama berbagai instansi terkait.

Sinergi ini bertujuan untuk memastikan proses penanganan bencana, mulai dari evakuasi, pendataan, hingga distribusi bantuan logistik bagi para korban dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Ahmad Taufik juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan ancaman banjir susulan yang bisa dipicu oleh luapan aliran sungai.

Partisipasi aktif dari warga juga sangat diharapkan. Masyarakat diminta untuk tidak ragu melaporkan setiap perkembangan situasi atau kondisi darurat di lapangan kepada petugas. Laporan cepat dari warga akan sangat mendukung upaya penanganan yang lebih responsif dan efektif.

BPBD memastikan kesiapsiagaan penuh dari seluruh personel dan sumber daya yang ada untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Dan kami dari pemerintah, dalam hal ini BPBD, selalu siaga. Kami ada 14 pos damkar, termasuk di dalamnya adalah membantu bencana. Jadi kami selalu siap untuk membantu masyarakat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara

BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:03 WIB

Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh

Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:50 WIB

5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!

5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:24 WIB

Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?

Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:18 WIB

Giliran Ancaman Banjir Rob Hantui Pesisir Jakarta hingga 20 Januari

Giliran Ancaman Banjir Rob Hantui Pesisir Jakarta hingga 20 Januari

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:49 WIB

Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap

Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:19 WIB

Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini

Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:14 WIB

Terkini

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:46 WIB

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:09 WIB

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:45 WIB

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:32 WIB

Menggemakan Syiar Transisi Energi dari Mimbar Rumah Ibadah

Menggemakan Syiar Transisi Energi dari Mimbar Rumah Ibadah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:30 WIB

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB