5 Fakta Tragedi Pesawat IAT di Maros: Tabrak Gunung, Sinyal Darurat Mati Total

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 19 Januari 2026 | 13:16 WIB
5 Fakta Tragedi Pesawat IAT di Maros: Tabrak Gunung, Sinyal Darurat Mati Total
Kondisi badan pesawat ATR42-500 di lereng Gunung Bulusaraung [SuaraSulsel.id/Basarnas]
  • Pesawat ATR 42-500 IAT (PK-THT) hilang kontak pada 17 Januari 2026 saat rute Yogyakarta-Makassar, membawa sepuluh orang.
  • Puing ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan, dengan dugaan awal penyebab adalah CFIT.
  • Evakuasi jenazah korban di lokasi terjal terhambat oleh kondisi tebing ekstrem dan hujan lebat pada 18 Januari 2026.

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti dunia penerbangan Indonesia. Sebuah pesawat tipe ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dengan nomor registrasi PK-THT jatuh di kawasan pegunungan Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.

Pesawat yang membawa 10 orang tersebut hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Seiring proses evakuasi dan investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), sejumlah detail penting mulai terungkap.

Berikut adalah 5 fakta krusial yang dirangkum terkait tragedi pesawat IAT di Maros.

1. Kronologi Hilang Kontak dan Misi Pengawasan Laut

Pesawat PK-THT lepas landas dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dengan tujuan akhir Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Namun, komunikasi dengan menara pengawas terputus pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 WITA saat melintasi wilayah udara Kabupaten Maros.

Merespons insiden ini, Basarnas segera menetapkan status Distress Phase (DETRESFA), level siaga tertinggi yang menandakan pesawat dan penumpangnya diyakini dalam kondisi bahaya serius.

Pesawat ini membawa total 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang. Ketiga penumpang tersebut merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sedang dalam misi pengawasan sumber daya laut dari udara.

Adapun daftar nama kru dan penumpang adalah: Kapten Andy Dahananto, Farhan Gunawan, Restu Adi, Hariadi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, Esther Aprilita, serta tiga penumpang dari KKP yaitu Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Noval.

2. Puing Ditemukan di Lereng Gunung yang Terjal

Setelah pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan lokasi jatuhnya pesawat pada Minggu pagi (18/1/2026). Puing-puing utama berupa badan dan ekor pesawat ditemukan terserak di lereng Puncak Bulusaraung, sebuah area pegunungan yang dikenal memiliki medan sulit.

Tim SAR juga menemukan serpihan-serpihan kecil yang menjadi bukti penting dalam investigasi.

"Di sekitar area pencarian, petugas menemukan fragmen kecil yang diidentifikasi sebagai bagian dari jendela kabin pesawat. Temuan serpihan jendela ini tercatat berada di titik koordinat 04°55’48” Lintang Selatan – 119°44’52” Bujur Timur, yang kini menjadi salah satu titik fokus pengumpulan puing oleh tim evakuasi."

3. Dugaan Kuat Tabrak Gunung: Apa Itu Controlled Flight Into Terrain (CFIT)?

KNKT merilis dugaan awal penyebab kecelakaan yang sangat spesifik, yaitu Controlled Flight Into Terrain (CFIT). Istilah ini mungkin terdengar teknis, namun artinya cukup jelas: pesawat yang secara teknis normal dan berada di bawah kendali penuh pilot, secara tidak sengaja menabrak permukaan bumi, baik itu daratan, gunung, maupun perairan.

Dalam kasus ini, pesawat ATR 42-500 diduga kuat menabrak dinding pegunungan Bulusaraung sebelum akhirnya jatuh ke jurang. Faktor pemicu utama yang didalami adalah cuaca buruk dan jarak pandang yang sangat terbatas saat kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim SAR Gabungan Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500

Tim SAR Gabungan Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:05 WIB

Kemenhub Ungkap Kondisi Awak Hingga Pesawat ATR 42-500 Fit dan Layak Terbang

Kemenhub Ungkap Kondisi Awak Hingga Pesawat ATR 42-500 Fit dan Layak Terbang

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 09:22 WIB

Terpopuler: Spesifikasi Pesawat ATR 42-500, Daftar Promo HP Imlek 2026

Terpopuler: Spesifikasi Pesawat ATR 42-500, Daftar Promo HP Imlek 2026

Tekno | Minggu, 18 Januari 2026 | 20:53 WIB

Menhub Minta Masyarakat Tak Berspekulasi Soal Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500

Menhub Minta Masyarakat Tak Berspekulasi Soal Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 17:55 WIB

Respon ATR Setelah Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros

Respon ATR Setelah Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 17:00 WIB

Cuaca Buruk dan Medan Terjal Hambat Pencarian Pesawat ATR Hilang di Maros

Cuaca Buruk dan Medan Terjal Hambat Pencarian Pesawat ATR Hilang di Maros

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 16:50 WIB

Pesawat ATR 42-500 Buatan Mana? Cek Spesifikasi Lengkapnya

Pesawat ATR 42-500 Buatan Mana? Cek Spesifikasi Lengkapnya

Tekno | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:55 WIB

Terkini

PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?

PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:24 WIB

Istri Nadiem Makarim Sambangi DPR RI, Minta Audensi Terkait Kasus Chromebook

Istri Nadiem Makarim Sambangi DPR RI, Minta Audensi Terkait Kasus Chromebook

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:11 WIB

Jutaan Laporan Masuk, KAI Temukan Puluhan Kasus Pelecehan Seksual

Jutaan Laporan Masuk, KAI Temukan Puluhan Kasus Pelecehan Seksual

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:09 WIB

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:05 WIB

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:01 WIB

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:47 WIB

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:35 WIB

Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara

Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:32 WIB

Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi

Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:31 WIB

Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban

Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:19 WIB