Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026

Bella, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:05 WIB
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
Ilustrasi dbd . (Pixabay/wikiImages)
baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat tren kenaikan kasus DBD di awal Januari 2026, mencapai 143 kasus hingga 19 Januari.
  • Peningkatan kasus DBD dipicu faktor lingkungan seperti curah hujan tinggi dan pengelolaan sampah yang buruk menjadi sarang nyamuk.
  • Pemprov DKI mengintensifkan PSN 3M dan meningkatkan frekuensi pemantauan jentik menjadi dua kali seminggu oleh Jumantik.

Suara.com - Masyarakat Jakarta diminta meningkatkan kewaspadaan seiring adanya temuan kenaikan tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah ibu kota pada awal tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, memberikan penjelasan mendalam mengenai situasi kesehatan terkini tersebut pada Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat fluktuasi angka penularan yang menunjukkan grafik peningkatan jika dibandingkan dengan penghujung tahun lalu.

"Berdasarkan laporan data kasus di DKI Jakarta, kalau dilihat tren mingguan sudah ada kenaikan kasus apabila dibandingkan antara minggu 53 tahun 2025 (69 kasus) ke minggu ke-1 tahun 2026 (83 kasus), meskipun kenaikannya belum setinggi apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Januari 2025," ujar Ani.

Hingga memasuki pekan ketiga pada bulan Januari ini, tercatat sudah ada seratus lebih warga yang terjangkit virus melalui gigitan nyamuk tersebut.

"Update data kasus tahun 2026 sampai tanggal 19 Januari sebanyak 143 kasus," tambah Ani.

Ani menjelaskan bahwa peningkatan kasus ini dipicu oleh akumulasi faktor risiko lingkungan yang diperburuk oleh tingginya curah hujan saat ini.

"Sampah yang tidak dikelola dan tanaman hias tertentu yang dapat menampung air, ditambah dengan tingginya curah hujan, dapat mengakibatkan banyaknya tempat-tempat penampungan air yang terbentuk, yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sehingga meningkatkan populasi nyamuk," paparnya.

Guna menekan angka kasus DBD, pihak Dinkes dan jajaran puskesmas secara masif kembali menggencarkan gerakan kebersihan di lingkungan permukiman.

baca juga

"Melakukan sosialisasi tentang pentingnya melakukan PSN 3M (Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang tempat-tempat yang dapat menampung air), baik melalui media sosial maupun secara langsung ke masyarakat," ungkap Ani.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinkes juga memperkuat sinergi lintas sektoral untuk memastikan monitoring wilayah berjalan optimal.

"Bekerja sama dengan pamong (lurah atau camat) untuk secara rutin melakukan monitoring pelaksanaan PSN ke masyarakat bersama Jumantik (Juru Pemantau Jentik)," lanjut Ani.

Selain itu, frekuensi pengawasan di lapangan kini ditambah demi memastikan tidak ada jentik nyamuk yang berkembang di wadah-wadah air yang luput dari pantauan.

"Meningkatkan intensitas pemantauan jentik menjadi dua kali seminggu yang dilakukan oleh Jumantik," pungkas Ani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?

Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?

News | Senin, 05 Januari 2026 | 09:46 WIB

Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19

Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19

News | Jum'at, 14 November 2025 | 07:41 WIB

Data BPJS Ungkap Kasus DBD 4 Kali Lebih Tinggi dari Laporan Kemenkes, Ada Apa?

Data BPJS Ungkap Kasus DBD 4 Kali Lebih Tinggi dari Laporan Kemenkes, Ada Apa?

Health | Sabtu, 08 November 2025 | 07:54 WIB

Indonesia di Ambang Krisis Dengue: Bisakah Zero Kematian Tercapai di 2030?

Indonesia di Ambang Krisis Dengue: Bisakah Zero Kematian Tercapai di 2030?

Health | Selasa, 04 November 2025 | 10:02 WIB

Mikroplastik di Air Hujan Bisa Picu Stroke? Ini Penjelasan Lengkap BRIN dan Dinkes

Mikroplastik di Air Hujan Bisa Picu Stroke? Ini Penjelasan Lengkap BRIN dan Dinkes

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 16:12 WIB

Kasus Tertinggi, 1,9 Juta Warga di Jakarta Terkena ISPA, Cek Segera jika Anda Alami Gejala Ini!

Kasus Tertinggi, 1,9 Juta Warga di Jakarta Terkena ISPA, Cek Segera jika Anda Alami Gejala Ini!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:44 WIB

Kasus Siswa Keracunan MBG di Jakarta Capai 60 Anak, Bakteri jadi Biang Kerok!

Kasus Siswa Keracunan MBG di Jakarta Capai 60 Anak, Bakteri jadi Biang Kerok!

News | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 12:35 WIB

Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030

Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030

Health | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 06:13 WIB

Anak Rentan DBD Sepanjang Tahun! Ini Jurus Ampuh Melindungi Keluarga

Anak Rentan DBD Sepanjang Tahun! Ini Jurus Ampuh Melindungi Keluarga

Health | Sabtu, 20 September 2025 | 06:42 WIB

Jawa Barat Darurat DBD! Kasus Tertinggi Nasional, Kematian Mengintai: Apa yang Harus Dilakukan?

Jawa Barat Darurat DBD! Kasus Tertinggi Nasional, Kematian Mengintai: Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:36 WIB

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 17:27 WIB

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:26 WIB

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 17:25 WIB

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

×