Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Senin, 05 Januari 2026 | 09:46 WIB
Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?
Ilustrasi virus influenza. [Ist]
baca 10 detik
  • Superflu H3N2 subclade K telah terdeteksi di delapan provinsi Indonesia.
  • Hingga saat ini, belum ada kasus Superflu yang ditemukan di wilayah Jakarta.
  • Dinkes DKI tingkatkan kewaspadaan dan siapkan fasilitas kesehatan untuk deteksi dini.

Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta angkat bicara mengenai ancaman penyebaran virus Influenza Tipe A H3N2 Subclade K, atau yang dikenal sebagai Superflu. Meskipun telah terdeteksi di delapan provinsi lain, hingga saat ini belum ada kasus yang ditemukan di wilayah DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa Superflu adalah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang penyebarannya relatif lebih cepat.

"Virus ini mulai meningkat aktivitas penularannya sejak Agustus 2025 di seluruh dunia," ujar Ani dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).

Meskipun penyebarannya masif, ia menambahkan bahwa data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menunjukkan adanya peningkatan tingkat keparahan penyakit. Namun, kewaspadaan tetap menjadi prioritas.

"Warga Jakarta harus senantiasa waspada, mengingat mobilitas penduduk yang tinggi setelah masa libur Natal dan Tahun Baru," tutur Ani.

Belum Ditemukan di Jakarta

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 1 Januari 2026, Superflu telah beredar di Indonesia sejak Agustus 2025. Virus ini telah tersebar di delapan provinsi, yaitu Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan D.I. Yogyakarta.

"Berdasarkan informasi tersebut, saat ini masih belum ditemukan kasus Superflu di Provinsi DKI Jakarta," tegas Ani.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI Jakarta telah mengaktifkan fungsi deteksi dini di sejumlah fasilitas kesehatan strategis.

baca juga

"Kami aktif menjalankan fungsi sentinel kasus Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di lima Puskesmas di tiap kota dan satu RS untuk mendeteksi lebih awal," jelasnya.

Fasilitas kesehatan di seluruh Jakarta juga telah diinformasikan mengenai kewaspadaan penyebaran Superflu. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap tanda-tanda pneumonia berat, seperti napas cepat dan saturasi oksigen di bawah 92 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Superflu H3N2, Dinkes DKI Imbau Warga Terapkan PHBS

Waspada Superflu H3N2, Dinkes DKI Imbau Warga Terapkan PHBS

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:17 WIB

Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?

Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?

Health | Minggu, 04 Januari 2026 | 06:47 WIB

Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia

Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:15 WIB

Terkini

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Otomotif | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:08 WIB

×