- Mensesneg pastikan Thomas Djiwandono penuhi syarat jadi calon Deputi Gubernur BI.
- Thomas Djiwandono disebut telah mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Gerindra.
- Selain Thomas, Presiden ajukan dua nama lain ke DPR untuk diseleksi.
Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa pengajuan nama Thomas Djiwandono sebagai kandidat calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) telah memenuhi syarat. Salah satu syarat krusial yang telah dipenuhi adalah pengunduran dirinya dari keanggotaan Partai Gerindra.
"Pada saat dicalonkan sudah memenuhi persyaratan-persyaratan. Ya, sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai," kata Prasetyo, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra di Jakarta, pada Selasa (20/1/2026).
Penegasan ini disampaikannya untuk menanggapi sorotan publik mengenai status Thomas Djiwandono yang sebelumnya dikenal sebagai kader Partai Gerindra.
Alasan Pencalonan Tidak Diungkap
Sementara itu, saat ditanya mengenai alasan spesifik Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Thomas, Prasetyo enggan memberikan penjelasan detail. Ia hanya mengingatkan bahwa Thomas bukanlah satu-satunya kandidat.
"Ya, ada alasan tertentu. Kan ada beberapa nama, kenapa fokusnya ke situ (Thomas)?" ujar Pras.
Selain Thomas Djiwandono, Prabowo juga telah mengajukan dua nama kandidat lain kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), yaitu Dicky Kartikoyono dan Solihin M. Juhro. Thomas sendiri diketahui merupakan keponakan Presiden Prabowo.