Penutupan Berkepanjangan Bandung Zoo Dinilai Picu Kebocoran PAD dan Praktik Tak Resmi

Bella | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:52 WIB
Penutupan Berkepanjangan Bandung Zoo Dinilai Picu Kebocoran PAD dan Praktik Tak Resmi
Situasi saat Kebun Binatang Bandung beroperasi di Kota Bandung, Jawa Barat. ANTARA/Rubby Jovan
  • Penutupan Kebun Binatang Bandung berpotensi rugikan keuangan daerah serta memicu aktivitas tidak resmi di kawasan tersebut.
  • YMT mendesak keputusan cepat dan jelas untuk normalisasi operasional kebun binatang sebagai aset strategis kota.
  • Tingginya minat masyarakat saat penutupan berisiko menimbulkan pungutan liar tanpa perlindungan asuransi jelas.

Suara.com - Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) menilai penutupan Kebun Binatang Bandung yang berlangsung dalam waktu lama berpotensi menimbulkan kerugian serius bagi keuangan daerah. Selain menghambat pemasukan asli daerah (PAD), kondisi tersebut juga dinilai membuka celah aktivitas tidak resmi di kawasan wisata tersebut.

Ketua Pengurus YMT John Sumampauw menegaskan, diperlukan keputusan yang jelas dan cepat agar operasional Bandung Zoo dapat dinormalisasi kembali. Menurut dia, kebun binatang merupakan aset strategis milik pemerintah daerah yang semestinya berfungsi optimal bagi kepentingan publik.

“Perlu adanya kejelasan, dan itu harus segera. Kejelasan bagaimana kita bisa melakukan normalisasi sehingga PAD Kota Bandung dan masyarakat Bandung bisa segera menikmati kembali berkunjung ke Kebun Binatang,” kata John di Bandung, seperti dikutip dari Antara, Rabu.

Ia menyebut kebun binatang memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Jika dibiarkan tertutup tanpa kepastian, potensi kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara akan terus terhambat.

John juga menilai polemik yang tak kunjung selesai hanya akan memperpanjang ketidakpastian tanpa memberi manfaat bagi pihak mana pun, terlebih ketika proses hukum dinilainya sudah berada pada tahap yang jelas.

“Kalau kita terus ribut seperti ini, tidak ada yang diuntungkan. Justru ini semakin berlarut-larut, padahal semua organ penegak hukum sudah sangat kuat,” ujarnya.

Di sisi lain, ia menyoroti tingginya animo masyarakat untuk tetap datang ke Bandung Zoo meskipun statusnya resmi ditutup. Situasi tersebut, menurut John, berpotensi memunculkan pungutan liar karena aktivitas berlangsung di luar mekanisme resmi pemerintah.

“Animonya sangat tinggi, apalagi di akhir tahun. Tapi pemerintah dapat apa? Kalau hanya ditonton dan dinikmati oleh segelintir orang, bahkan dengan pungutan-pungutan yang tidak jelas,” katanya.

Ia mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab apabila terjadi insiden di area kebun binatang dalam kondisi operasional yang tidak jelas, termasuk aspek perlindungan asuransi serta kewajiban pajak dari pungutan yang beredar.

Menurut John, secara ekologis dan geografis, Bandung masih sangat layak memiliki kebun binatang. Lingkungan yang hijau dan keberadaan pepohonan besar dinilai mendukung fungsi konservasi sekaligus rekreasi.

“Perpaduan antara alam yang luar biasa dan satwa sangat cocok untuk kebun binatang. Kalau diubah menjadi fungsi lain, saya belum melihat contoh yang benar-benar sukses dan berkelanjutan secara ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bandung Zoo bukan sekadar tempat wisata, melainkan bagian dari sejarah kota yang telah bertahan puluhan tahun dan seharusnya dikelola secara profesional demi kepentingan jangka panjang Kota Bandung dan warganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gol Cepat Beckham Putra ke Gawang Persija Jadi Ajang Pembuktian Khusus bagi John Herdman

Gol Cepat Beckham Putra ke Gawang Persija Jadi Ajang Pembuktian Khusus bagi John Herdman

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 15:44 WIB

Umuh Muchtar Pastikan Persib Rekrut Pemain Asing Baru, Besok Sudah Ikut Latihan?

Umuh Muchtar Pastikan Persib Rekrut Pemain Asing Baru, Besok Sudah Ikut Latihan?

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 15:11 WIB

Proliga 2026 Seri Bandung: Jakarta Livin Mandiri Tanpa Kepastian Naisya Pratama

Proliga 2026 Seri Bandung: Jakarta Livin Mandiri Tanpa Kepastian Naisya Pratama

Sport | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:55 WIB

Berguinho Siap Kerja Keras Jaga Posisi Persib Bandung

Berguinho Siap Kerja Keras Jaga Posisi Persib Bandung

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:49 WIB

Media Eropa: Kemungkinan Layvin Kurzawa Teken Kontrak Persib Bandung Akhir Pekan

Media Eropa: Kemungkinan Layvin Kurzawa Teken Kontrak Persib Bandung Akhir Pekan

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 10:15 WIB

Persib Bandung Rekrut Layvin Kurzawa untuk Jangka Pendek

Persib Bandung Rekrut Layvin Kurzawa untuk Jangka Pendek

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 09:00 WIB

Daftar Rekor Buruk Layvin Kurzawa, Cuma Modal Nama Besar PSG

Daftar Rekor Buruk Layvin Kurzawa, Cuma Modal Nama Besar PSG

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 10:10 WIB

Bobotoh Bersuara: Soal Eks PSG Layvin Kurzawa Dirumorkan ke Persib

Bobotoh Bersuara: Soal Eks PSG Layvin Kurzawa Dirumorkan ke Persib

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 20:46 WIB

Calon Rekrutan Persib, Layvin Kurzawa: Umur 33 Tahun Dihantui Riwayat Cedera Panjang

Calon Rekrutan Persib, Layvin Kurzawa: Umur 33 Tahun Dihantui Riwayat Cedera Panjang

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 19:37 WIB

Dirumorkan Rekrut Eks PSG Layvin Kurzawa, Seberapa Kaya Persib Bandung?

Dirumorkan Rekrut Eks PSG Layvin Kurzawa, Seberapa Kaya Persib Bandung?

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 19:08 WIB

Terkini

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB