Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi

Bella

Rabu, 21 Januari 2026 | 22:49 WIB
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
Suasana tenda pengungsian warga terdampak banjir di Binuang, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (18/1/2026). ANTARA/Desi Purnama Sari
baca 10 detik
  • Hingga Rabu malam, BPBD Kabupaten Serang mencatat 625 warga dari 187 KK masih mengungsi akibat bencana hidrometeorologi.
  • Bencana tersebut mencakup banjir, tanah longsor, dan angin kencang, melanda 77 desa di 25 kecamatan Kabupaten Serang.
  • BPBD terus menyalurkan logistik mendesak dan mengoordinasikan pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga yang terdampak.

Suara.com - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Serang, Provinsi Banten, masih menyisakan dampak signifikan bagi warga. Hingga Rabu malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat ratusan warga belum dapat kembali ke rumah dan masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat menyampaikan, sebanyak 625 warga dari 187 kepala keluarga (KK) saat ini menempati empat titik pengungsian aktif yang tersebar di Kecamatan Padarincang, Binuang, dan Carenang.

"Konsentrasi pengungsi terbanyak berada di Desa Kadubereum, Kecamatan Padarincang, yakni sebanyak 145 KK atau 430 jiwa yang menempati bangunan Madrasah Raudathul Janah," ujar Ajat di Serang, seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/1/2026).

Selain Padarincang, BPBD juga mencatat masih terdapat pengungsi di Kecamatan Binuang, masing-masing 147 jiwa di Desa Cakung dan 27 jiwa di Desa Renged. Sementara itu, di Kecamatan Carenang, sebanyak 21 jiwa warga Desa Mekarsari mengungsi di Mushola As-Sobirin.

Ajat menjelaskan, warga memanfaatkan berbagai fasilitas umum yang dinilai aman dari genangan air sebagai tempat perlindungan sementara, mulai dari masjid, mushala, hingga bangunan sekolah.

Di tengah kondisi tersebut, BPBD mencatat perkembangan positif berupa kembalinya sebagian warga ke rumah masing-masing. Sebanyak 328 jiwa atau 82 KK dilaporkan telah meninggalkan lokasi pengungsian seiring membaiknya kondisi di beberapa wilayah terdampak.

Lebih lanjut, Ajat mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Serang meliputi tiga jenis kejadian utama, yaitu banjir, tanah longsor, serta angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang.

"Kejadian ini tersebar di 77 desa pada 25 kecamatan. Banjir menjadi kejadian paling dominan yang melanda 23 kecamatan, disusul angin kencang di delapan kecamatan, dan pergerakan tanah di lima kecamatan," ujarnya.

Untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi, BPBD Kabupaten Serang terus melakukan distribusi bantuan logistik ke lokasi pengungsian.

baca juga

"Kebutuhan mendesak yang kami salurkan meliputi makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, selimut, family kit, hingga perlengkapan bayi," tuturnya.

Selain penyaluran logistik, BPBD juga menggencarkan koordinasi dengan puskesmas setempat, khususnya di wilayah Kecamatan Binuang, guna melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para pengungsi dan mencegah munculnya penyakit pascabanjir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air

Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 21:59 WIB

Banjir Karawang, Peruri Kirim Bantuan Logistik

Banjir Karawang, Peruri Kirim Bantuan Logistik

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 21:57 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sekolah di Sumbar-Sumut Mulai Normal 100 persen, di Aceh Baru 95 persen

Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sekolah di Sumbar-Sumut Mulai Normal 100 persen, di Aceh Baru 95 persen

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 21:38 WIB

Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion

Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion

Otomotif | Rabu, 21 Januari 2026 | 20:37 WIB

Luka Menahun di Nadi Utara Jawa: Bukan Sekadar Bencana Alam, Apa yang Harus Dilakukan?

Luka Menahun di Nadi Utara Jawa: Bukan Sekadar Bencana Alam, Apa yang Harus Dilakukan?

Liks | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:56 WIB

Kejagung Masih Dalami Dugaan Tindak Pidana 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Buntut Banjir Sumatra

Kejagung Masih Dalami Dugaan Tindak Pidana 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Buntut Banjir Sumatra

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:26 WIB

KAI Tinggikan Rel di Pekalongan Usai Terdampak Banjir

KAI Tinggikan Rel di Pekalongan Usai Terdampak Banjir

Foto | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:08 WIB

Muara Sungai Jadi Kunci Pengendalian Banjir, Kementerian PU Turun Tangan

Muara Sungai Jadi Kunci Pengendalian Banjir, Kementerian PU Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:23 WIB

Pramono Anung Siap Berlakukan PJJ bagi Siswa jika Jakarta Banjir di Hari Sekolah

Pramono Anung Siap Berlakukan PJJ bagi Siswa jika Jakarta Banjir di Hari Sekolah

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 11:53 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan

KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 20:17 WIB

Terkini

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:14 WIB

×