Langit Bogor 'Ditaburi' 800 Kg Kalsium Oksida, Operasi Cegat Hujan Ekstrem untuk Jakarta

Bangun Santoso

Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:09 WIB
Langit Bogor 'Ditaburi' 800 Kg Kalsium Oksida, Operasi Cegat Hujan Ekstrem untuk Jakarta
Ilustrasi langit. (unsplash/Daniel Olah).
baca 10 detik
  • Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan pada 23 Januari 2026 dengan menebar 800 kg Kalsium Oksida di Bogor.
  • Tujuan operasi ini adalah memaksa awan hujan potensial 'menumpahkan muatan' sebelum mencapai wilayah Jakarta.
  • BPBD DKI Jakarta mengimbau warga waspada ancaman hidrometeorologi dan menyiapkan tas siaga bencana.

Suara.com - Sebuah operasi senyap berskala besar digelar di langit perbatasan Jakarta pada Jumat (23/1/2026) pagi. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan tim terkait terpaksa 'mencegat' awan hujan raksasa yang berpotensi melumpuhkan Ibu Kota.

Sebanyak 8 kuintal atau 800 kilogram bahan semai Kalsium Oksida (CaO) ditebar dari udara, sebuah upaya intervensi cuaca yang dikenal sebagai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Tujuannya satu, memaksa awan hujan untuk 'menumpahkan muatannya' sebelum tiba di wilayah Jakarta yang sudah berada dalam status siaga tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa misi krusial ini menargetkan gumpalan awan potensial yang berkumpul di atas wilayah Kabupaten Bogor, yang selama ini menjadi hulu bagi banyak aliran sungai ke Jakarta.

"Sasaran penyemaian di atas Kabupaten Bogor dengan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) seberat 800 kilogram," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji di sebagaimana dilansir Antara, Jumat (23/1/2026).

Menurut laporan, pesawat yang membawa bahan semai tersebut lepas landas sekitar pukul 09.15 WIB.

Kalsium Oksida, atau yang lebih dikenal sebagai kapur tohor, dipilih karena sifatnya yang higroskopis, mampu menyerap uap air dan mempercepat proses kondensasi hingga menjadi butiran hujan. Dengan kata lain, hujan sengaja 'dijatuhkan' lebih awal di lokasi yang telah ditentukan.

Isnawa menegaskan bahwa operasi ini bukanlah yang terakhir. Mengingat prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan ancaman hujan ekstrem masih mengintai, OMC akan terus dilakukan secara dinamis sesuai analisis di lapangan.

"Semua sudah dianalisis tim OMC dan ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan awan hujannya," ujarnya.

baca juga

Langkah proaktif ini diambil setelah BPBD DKI Jakarta secara resmi mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang akan mengguyur Jakarta hingga 24 Januari 2026.

Puncak ancaman diperkirakan terjadi pada 22-23 Januari 2026, di mana potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem dapat terjadi.

Isnawa Adji mengingatkan bahwa kondisi cuaca ini memiliki potensi serius untuk menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Genangan air hingga banjir besar sangat mungkin terjadi di berbagai wilayah Jakarta, terutama di kawasan yang secara historis menjadi langganan banjir.

Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat Jakarta untuk tidak lengah dan segera meningkatkan level kewaspadaan serta kesiapsiagaan.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan area dengan sistem drainase yang terbatas diminta untuk menjadi prioritas dalam mitigasi mandiri.

BPBD DKI Jakarta juga secara spesifik meminta masyarakat untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi sederhana namun vital, seperti selalu membawa payung atau jas hujan saat harus beraktivitas di luar rumah.

Lebih penting lagi, setiap keluarga diimbau untuk menyiapkan 'tas siaga bencana' yang berisi dokumen penting, air minum, makanan ringan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Terbaru Banjir Jakarta: 143 RT Terendam, Rawa Buaya dan Cipulir Tembus 1 Meter

Data Terbaru Banjir Jakarta: 143 RT Terendam, Rawa Buaya dan Cipulir Tembus 1 Meter

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 14:41 WIB

Update Terkini Banjir Jakarta: Semakin Parah, Sudah 143 RT Tergenang, Tinggi Air Capai 1,2 Meter

Update Terkini Banjir Jakarta: Semakin Parah, Sudah 143 RT Tergenang, Tinggi Air Capai 1,2 Meter

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:27 WIB

Banjir Rendam Cikarang Utara, Dapur Lapangan Brimob Layani Warga Terdampak

Banjir Rendam Cikarang Utara, Dapur Lapangan Brimob Layani Warga Terdampak

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:24 WIB

Pemprov DKI Tingkatkan Modifikasi Cuaca Hingga Tiga Kali Sehari, Termasuk ke Wilayah Penyangga

Pemprov DKI Tingkatkan Modifikasi Cuaca Hingga Tiga Kali Sehari, Termasuk ke Wilayah Penyangga

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:17 WIB

Jakarta Dikepung Banjir Meski Ada Modifikasi Cuaca, Pramono Anung: Bukan Bim Salabim Selesai

Jakarta Dikepung Banjir Meski Ada Modifikasi Cuaca, Pramono Anung: Bukan Bim Salabim Selesai

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:14 WIB

Bukan Hujan Biasa: Menakar Kesiapsiagaan Menghadapi Risiko Hidrometeorologi

Bukan Hujan Biasa: Menakar Kesiapsiagaan Menghadapi Risiko Hidrometeorologi

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 12:00 WIB

Hujan Deras Jakarta Picu Longsor di Jagakarsa, Satu Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Hujan Deras Jakarta Picu Longsor di Jagakarsa, Satu Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×