Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:02 WIB
Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
ilustrasi angin kencang, cuaca buruk, hujan (gemini)
  • Kenapa angin kencang dan hujan hari ini terjadi di berbagai wilayah?
  • Angin kencang melanda sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.
  • BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem, termasuk angin kencang, di banyak provinsi seperti Bali dan Jawa.

Suara.com - Beberapa hari terakhir, banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia merasakan hembusan angin yang lebih kuat dari biasanya.

Penjelasan atas pertanyaan "kenapa angin kencang hari ini melanda Indonesia" pun ramai dicari. Fenomena ini bukan sekadar cuaca biasa, melainkan pertanda adanya dinamika atmosfer yang signifikan dan patut diwaspadai.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan serangkaian peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem, termasuk angin kencang, di sejumlah provinsi.

Lantas, apa sebenarnya yang menjadi pemicu utama di balik kondisi angin kencang disertai hujan ini?

Faktor Utama Penyebab Angin Kencang Menurut BMKG

Menurut analisis BMKG, kondisi angin kencang yang terjadi pada 23-24 Januari 2026 ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor atmosfer.

Namun, ada dua fenomena utama yang menjadi sorotan: menguatnya Monsun Asia dan kemunculan bibit siklon tropis di selatan Indonesia.

1. Menguatnya Aliran Lintas Ekuator dari Monsun Asia

Monsun Asia, atau yang sering disebut Angin Baratan, sedang berada dalam fase aktif dan kuatnya. Angin ini membawa massa udara basah dari Benua Asia melintasi ekuator menuju wilayah Indonesia.

"Penyebab angin kencang hari ini salah satunya adalah adanya pola angin baratan atau yang dikenal dengan sebutan Monsun Asia," jelas BMKG dalam salah satu rilisnya.

Penguatan aliran ini secara langsung meningkatkan kecepatan angin rata-rata di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di bagian barat dan tengah. Dampaknya tidak hanya angin kencang, tetapi juga peningkatan curah hujan yang dapat memicu hujan lebat.

2. Bibit Siklon Tropis Mengintai di Selatan Indonesia

Faktor kedua yang lebih signifikan adalah terpantaunya beberapa bibit siklon tropis di Samudra Hindia, sebelah selatan Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.

Kehadiran sistem tekanan rendah yang intensif ini bekerja layaknya "mesin penyedot" raksasa di atmosfer. Bibit siklon ini menarik massa udara dari wilayah sekitarnya, termasuk dari utara (wilayah Indonesia).

Tarikan kuat inilah yang menyebabkan percepatan angin yang signifikan di daratan. Wilayah seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menjadi daerah yang paling merasakan dampaknya karena kedekatan geografis dengan pusat tekanan rendah tersebut.

BMKG secara spesifik memantau Bibit Siklon Tropis 91S dan 92S yang pergerakannya mempengaruhi pola cuaca regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hujan Biasa: Menakar Kesiapsiagaan Menghadapi Risiko Hidrometeorologi

Bukan Hujan Biasa: Menakar Kesiapsiagaan Menghadapi Risiko Hidrometeorologi

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 12:00 WIB

Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH

Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:21 WIB

Jakarta Diprediksi Hujan Seharian Jumat Ini, Simak Rincian Cuaca di Wilayah Anda

Jakarta Diprediksi Hujan Seharian Jumat Ini, Simak Rincian Cuaca di Wilayah Anda

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 06:32 WIB

Jakarta Berstatus Awas, BPBD Perpanjang Modifikasi Cuaca Antisipasi Hujan Ekstrem hingga 27 Januari

Jakarta Berstatus Awas, BPBD Perpanjang Modifikasi Cuaca Antisipasi Hujan Ekstrem hingga 27 Januari

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:44 WIB

Peringatan Dini BMKG: Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang pada Jumat Besok

Peringatan Dini BMKG: Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang pada Jumat Besok

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:42 WIB

Terkini

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:19 WIB

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:22 WIB

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:17 WIB

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:58 WIB

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:52 WIB

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:30 WIB

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB