Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:02 WIB
Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
ilustrasi angin kencang, cuaca buruk, hujan (gemini)
  • Kenapa angin kencang dan hujan hari ini terjadi di berbagai wilayah?
  • Angin kencang melanda sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.
  • BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem, termasuk angin kencang, di banyak provinsi seperti Bali dan Jawa.

Daftar Wilayah yang Perlu Waspada

BMKG telah merilis peringatan dini untuk berbagai daerah. Di Kabupaten Sleman, DIY, misalnya, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat mencapai kecepatan lebih dari 20 knot (sekitar 37 km/jam) hingga 25 Januari.

Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk wilayah Malang dan sekitarnya. Berdasarkan data yang dirilis BMKG untuk tanggal 23 Januari 2026, berikut adalah rincian wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.

Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat dan Angin Kencang:

  • Bali
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur

Potensi Angin Kencang:

  • Aceh
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Kalimantan Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Kepulauan Riau
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Utara

Potensi Hujan Sedang hingga Lebat:

  • Bengkulu
  • Gorontalo
  • Maluku
  • Papua
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • Sumatera Selatan

Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat:

  • DI Yogyakarta
  • Lampung

Angin kencang bukanlah fenomena yang bisa dianggap remeh. Potensi bahaya yang ditimbulkan antara lain:

  1. Pohon Tumbang: Dahan rapuh atau pohon yang tidak kokoh bisa tumbang dan menimpa bangunan, kendaraan, atau bahkan pejalan kaki.
  2. Kerusakan Infrastruktur: Atap rumah, papan reklame, dan tiang listrik rentan mengalami kerusakan atau roboh.
  3. Gelombang Tinggi: Bagi wilayah pesisir, angin kencang dapat memicu gelombang laut yang tinggi, membahayakan aktivitas nelayan dan pelayaran.
  4. Gangguan Penerbangan: Kondisi angin yang ekstrem dapat mengganggu jadwal penerbangan.

Langkah Mitigasi dan Kesiapsiagaan

Menghadapi fenomena ini, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah antisipasi. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Pangkas Dahan Pohon: Periksa kondisi pohon di sekitar rumah. Pangkas dahan yang sudah rapuh atau terlalu rimbun untuk mengurangi risiko tumbang.
  2. Perkuat Bangunan: Pastikan atap dan bagian lain dari rumah terpasang dengan kuat. Amankan benda-benda di luar rumah yang mudah terbang terbawa angin.
  3. Hindari Area Rawan: Saat angin bertiup sangat kencang, hindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau bangunan tua.
  4. Pantau Informasi Resmi: Selalu perbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial terverifikasi. Jangan mudah percaya pada informasi dari sumber yang tidak jelas.

Fenomena angin kencang pada 23-24 Januari 2026 ini merupakan pengingat bahwa cuaca ekstrem masih menjadi ancaman.

Kombinasi Monsun Asia yang kuat dan keberadaan bibit siklon tropis menciptakan kondisi atmosfer yang dinamis dan berpotensi membahayakan.

Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, kita dapat meminimalkan risiko dan dampak buruk yang mungkin terjadi.

Bagaimana kondisi angin di daerah Anda? Bagikan pengalaman dan tips Anda di kolom komentar di bawah ini. Mari saling mengingatkan dan tetap waspada!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hujan Biasa: Menakar Kesiapsiagaan Menghadapi Risiko Hidrometeorologi

Bukan Hujan Biasa: Menakar Kesiapsiagaan Menghadapi Risiko Hidrometeorologi

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 12:00 WIB

Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH

Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:21 WIB

Jakarta Diprediksi Hujan Seharian Jumat Ini, Simak Rincian Cuaca di Wilayah Anda

Jakarta Diprediksi Hujan Seharian Jumat Ini, Simak Rincian Cuaca di Wilayah Anda

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 06:32 WIB

Jakarta Berstatus Awas, BPBD Perpanjang Modifikasi Cuaca Antisipasi Hujan Ekstrem hingga 27 Januari

Jakarta Berstatus Awas, BPBD Perpanjang Modifikasi Cuaca Antisipasi Hujan Ekstrem hingga 27 Januari

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:44 WIB

Peringatan Dini BMKG: Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang pada Jumat Besok

Peringatan Dini BMKG: Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang pada Jumat Besok

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:42 WIB

Terkini

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:58 WIB

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:52 WIB

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:30 WIB

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:15 WIB

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:59 WIB

Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan

Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:41 WIB

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:27 WIB

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:19 WIB