Jenderal Kepercayaan Xi Jinping Diduga Bocorkan Senjata Nuklir China ke CIA

M Nurhadi

Senin, 26 Januari 2026 | 11:33 WIB
Jenderal Kepercayaan Xi Jinping Diduga Bocorkan Senjata Nuklir China ke CIA
Presiden Cina, Xi Jinping. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Jenderal Zhang Youxia, sekutu dekat Xi Jinping, diselidiki karena tuduhan pengkhianatan membocorkan rahasia nuklir Tiongkok kepada CIA.
  • Kementerian Pertahanan Tiongkok mengonfirmasi penahanan Zhang dan Jenderal Liu Zhenli atas pelanggaran disiplin serius awal pekan ini.
  • Pembersihan ini merupakan bagian kampanye antikorupsi Xi, berisiko stabilitas operasional PLA karena hilangnya personel senior berpengalaman.

Suara.com - Laporan terbaru mengenai pembersihan besar-besaran di tubuh militer China jadi sorotan dunia awal pekan ini.

Jenderal Zhang Youxia, yang selama ini dikenal sebagai sosok paling berpengaruh kedua di angkatan bersenjata China sekaligus sekutu dekat Presiden Xi Jinping, kini berada di bawah penyelidikan ketat.

Ia dituduh melakukan pengkhianatan berat dengan membocorkan rahasia program senjata nuklir Beijing kepada Amerika Serikat.

Laporan yang dirilis oleh The Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu (25/1/2026) mengungkapkan bahwa Zhang diduga tidak hanya menjual informasi strategis kepada pihak asing, tetapi juga terlibat dalam praktik suap jabatan yang sistematis di dalam Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Skandal Bocornya Dokumen Nuklir dan Keterlibatan CIA

Menurut sumber-sumber tingkat tinggi yang dikutip dalam pengarahan tersebut, Zhang Youxia dituduh telah menyerahkan data teknis mengenai kapabilitas nuklir China kepada Badan Intelijen Pusat AS (CIA).

Motivasi di balik tindakan ini diduga kuat adalah keuntungan finansial pribadi.

Selain pengkhianatan informasi, Zhang juga diduga menerima suap dalam proses promosi perwira militer.

Salah satu kasus yang mencolok adalah peran Zhang dalam memfasilitasi kenaikan jabatan Li Shangfu menjadi Menteri Pertahanan, sebelum akhirnya Li sendiri dipecat karena kasus korupsi pada tahun 2023 lalu.

baca juga

Langkah hukum terhadap Zhang ini bukan sekadar rumor. Pada Sabtu (24/1/2026), Kementerian Pertahanan Nasional China mengeluarkan pernyataan resmi yang menggemparkan.

Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa dua jenderal bintang empat sedang diproses karena "pelanggaran disiplin dan hukum yang serius."

Tokoh-tokoh yang ditahan adalah:

  • Jenderal Zhang Youxia (75): Wakil Ketua Senior Komisi Militer Pusat (CMC) dan anggota Politbiro Partai Komunis China.
  • Jenderal Liu Zhenli (61): Kepala Staf Gabungan CMC.

Keduanya kini tidak lagi tampak dalam berbagai pertemuan resmi negara. Absennya kedua jenderal ini di hadapan publik telah memicu spekulasi mengenai keretakan di lingkaran dalam kekuasaan Xi Jinping.

Penyingkiran Zhang Youxia dipandang sebagai momen paling drastis dalam kampanye antikorupsi yang digelorakan Xi Jinping sejak 2012.

Zhang bukan sekadar pejabat biasa; ia adalah "teman masa kecil" Xi dengan latar belakang keluarga yang sama-sama berasal dari veteran revolusi era Mao Zedong.

Arsip - Pasukan udara China yang tergabung dalam Komando Armada Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China. (ANTARA/HO-Chinamil)
Arsip - Pasukan udara China yang tergabung dalam Komando Armada Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China. (ANTARA/HO-Chinamil)

Christopher K. Johnson, mantan analis CIA, menilai langkah ini menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang benar-benar aman dari semangat pembersihan Xi. Namun, para ahli memperingatkan bahwa pembersihan ini membawa risiko besar bagi stabilitas internal:

  1. Krisis Kepemimpinan: Saat ini, dari enam jenderal yang ditunjuk Xi ke CMC pada 2022, lima di antaranya telah disingkirkan.
  2. Kehilangan Pengalaman Tempur: Zhang Youxia adalah sedikit dari jenderal senior yang memiliki pengalaman tempur nyata (Veteran Perang China-Vietnam 1979). Kepergiannya meninggalkan lubang besar dalam kemampuan operasional praktis PLA.
  3. Moral Prajurit: Pengamat militer dari Taipei, Su Tzu-yun, menyebut penangkapan sosok yang dianggap "tak tersentuh" ini bisa meruntuhkan kepercayaan diri para perwira tinggi lainnya.

Presiden Xi Jinping secara konsisten menyebut korupsi sebagai ancaman terbesar bagi eksistensi Partai Komunis.

Tuduhan bahwa Zhang membentuk kelompok-kelompok yang mengikis persatuan partai semakin memperkuat alasan Xi untuk melakukan perombakan total.

Meski dalam jangka pendek pembersihan ini mengganggu kesiapan operasional—terutama terkait agenda strategis seperti Taiwan—Xi tampaknya lebih memilih memiliki militer yang "bersih dan setia" daripada militer yang berpengalaman namun terjerat korupsi kontrak senjata di Departemen Peralatan Umum. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Didu Sebut Luhut Lebih Percaya Xi Jinping Ketimbang Prabowo, Sinyal Bahaya bagi Kedaulatan?

Said Didu Sebut Luhut Lebih Percaya Xi Jinping Ketimbang Prabowo, Sinyal Bahaya bagi Kedaulatan?

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:04 WIB

Momen Lucu Xi Jinping dan Presiden Korsel: Hadiah HP Xiaomi Disindir Soal Keamanan!

Momen Lucu Xi Jinping dan Presiden Korsel: Hadiah HP Xiaomi Disindir Soal Keamanan!

Tekno | Selasa, 04 November 2025 | 13:37 WIB

Trump-Xi Jinping 'Damai', Mendadak AS Malah Blokir Chip Nvidia ke China

Trump-Xi Jinping 'Damai', Mendadak AS Malah Blokir Chip Nvidia ke China

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 10:14 WIB

Terkini

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:03 WIB

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 19:51 WIB

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar

Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:50 WIB

Krisis Air Menjalar di Ibu Kota, Pramono Berharap Badai El Nino Berakhir September

Krisis Air Menjalar di Ibu Kota, Pramono Berharap Badai El Nino Berakhir September

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:49 WIB

Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK

Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 19:46 WIB

×