Ahok Tak Pernah Dapat Laporan soal Riza Chalid Intervensi Pertamina

Galih Prasetyo

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:25 WIB
Ahok Tak Pernah Dapat Laporan soal Riza Chalid Intervensi Pertamina
Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) periode 2019-2024 Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersiap memberikan keterangan di sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (27/1/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/wsj]
baca 10 detik
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersaksi di Tipikor Jakarta, membantah Riza Chalid mengintervensi penyewaan terminal BBM OTM.
  • Ahok menyatakan tidak pernah menerima laporan intervensi dari siapapun mengenai penyewaan terminal BBM Pertamina selama menjabat.
  • Ia juga menyatakan ketidaktahuan mengenai perhitungan kerugian negara mencapai Rp 285 triliun oleh jaksa penuntut umum.

Suara.com - Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membantah isu yang menyebut pengusaha Riza Chalid mengintervensi proses penyewaan terminal bahan bakar minyak (BBM) milik PT Orbit Terminal Merak (OTM) oleh Pertamina.

Pernyataan itu disampaikan Ahok saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Dalam persidangan, Ahok menegaskan selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina, ia tidak pernah menerima laporan terkait adanya intervensi dari Riza Chalid dalam proses penyewaan terminal BBM.

“Saya tidak pernah, kenal juga enggak pernah saya Pak,” ujar Ahok menjawab pertanyaan terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza, beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa.

Kerry sebelumnya menanyakan apakah pernah ada laporan kepada Ahok bahwa Riza Chalid memaksa penyewaan terminal BBM Merak miliknya. Ahok dengan tegas menyatakan tidak pernah menerima informasi tersebut.

Usai persidangan, Ahok kembali menekankan bahwa dirinya tak pernah mendengar adanya intervensi tersebut. Ia juga mempertanyakan anggapan bahwa seseorang dapat dengan mudah memengaruhi kebijakan di tubuh Pertamina yang menurutnya diawasi secara ketat.

“Enggak pernah lho. Itu cuma orang ngomong di media. Saya juga heran, sekuat apa sih beliau sampai intervensi? Itu kan jaganya begitu ketat,” kata Ahok.

Tak hanya soal penyewaan terminal BBM, Ahok juga menyinggung perhitungan kerugian keuangan negara dalam perkara yang sedang disidangkan. Ia mengaku tidak memahami metode penghitungan jaksa yang menyebut angka kerugian mencapai sekitar Rp 285 triliun.

“Saya enggak tahu cara jaksa menghitung sampai 200-an triliun begitu. Saya juga enggak tahu dari mana bisa keluar angka seperti itu,” ujarnya.

baca juga

Meski demikian, Ahok menyatakan enggan berkomentar lebih jauh karena tidak memegang data perhitungan tersebut. Namun, ia mengingatkan agar penghitungan kerugian negara dalam perkara pidana dilakukan secara hati-hati dan berbasis fakta hukum.

“Kerugian negara itu mesti dihitung, enggak bisa diduga. Kalau secara hukum pidana harus jelas. Biar saja pengacara dan jaksa berdebat soal itu,” katanya.

Dalam sidang yang sama, Ahok juga ditanya mengenai dugaan persoalan dalam penyewaan terminal BBM PT OTM. Ia kembali menegaskan tidak pernah menerima laporan ataupun pengaduan terkait hal tersebut selama menjabat.

“Tidak ada, saya juga baru dengar OTM itu dari media,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Ahok ketika ditanya soal penyewaan kapal milik PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN) oleh Pertamina. Ia mengaku tidak pernah menerima laporan adanya intervensi dari sejumlah pihak yang disebut dalam persidangan.

“Saya juga baru bertemu di sidang ini. Belum pernah bertemu dan baru tahu nama juga dari media saja,” kata Ahok.

Sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Pertamina ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Beri Kesaksian dalam Kasus Korupsi Minyak Pertamina

Ahok Beri Kesaksian dalam Kasus Korupsi Minyak Pertamina

Foto | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:04 WIB

Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan

Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:45 WIB

Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam

Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:16 WIB

Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?

Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:48 WIB

Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina

Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

×