Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:21 WIB
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
Rismon Sianipar dan Roy Suryo saat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (13/11/2025). (Suara.com/M Yasir)
  • Roy Suryo Cs berencana melaporkan balik Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, dan pengacaranya ke Polda Metro Jaya atas dasar ketidakadilan.
  • Laporan balik ini merupakan respons atas laporan pencemaran nama baik yang sebelumnya dilayangkan terkait kritik Roy Suryo tentang SP3.
  • Tim hukum Roy Suryo menduga laporan tersebut bermotif politik sistematis yang bertujuan memecah belah kekuatan kritis di masyarakat.

Suara.com - Pakar telematika Roy Suryo bersama tim hukumnya menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah drastis. Tidak terima dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik, pihak Roy Suryo Cs kini bersiap melancarkan serangan balik dengan melaporkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ke Polda Metro Jaya.

Langkah hukum ini diambil sebagai respons atas laporan yang sebelumnya dilayangkan oleh Eggi dan Damai terkait pernyataan Roy Suryo yang dianggap menyinggung.

Perseteruan ini menarik perhatian publik, terutama kalangan anak muda dan aktivis di kota-kota besar, karena menyeret nama-nama besar dalam kancah pergerakan hukum dan politik nasional.

Rencana Laporan Balik ke Tiga Pihak

Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas manuver hukum yang dilakukan oleh Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Menurutnya, ada ketidakadilan yang dirasakan oleh kliennya mengingat Roy Suryo Cs justru merasa menjadi korban dalam pusaran konflik ini.

"Kami berencana untuk membuat laporan polisi kepada tiga pihak," ujar pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, Kamis (29/1/2026).

Pihak-pihak yang akan dilaporkan mencakup Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, serta Elida Netty yang bertindak sebagai pengacara Eggi.

Ahmad menilai pernyataan Elida Netty telah melampaui batas kewenangan seorang advokat dengan menggunakan bahasa yang dianggap tidak representatif.

Di sisi lain, Roy Suryo merasa heran dengan sikap Eggi dan Damai yang justru melaporkannya ke polisi, padahal sebelumnya mereka telah terbebas dari status tersangka dalam kasus lain.

"Sayangnya, abang kita ini, Bang Damai Hari Lubis dan Bang Eggi Sudjana melaporkan Pak Roy Suryo dan saya Ahmad Khozinudin. Saya sekarang bukan hanya penasihat hukum ya, sudah punya status baru sebagai terlapor," tuturnya.

Aroma Intervensi dan Strategi Adu Domba

Lebih jauh, Ahmad Khozinudin mencium adanya motif politik yang lebih besar di balik pelaporan terhadap dirinya dan Roy Suryo.

Ia secara blak-blakan menyinggung adanya pengaruh dari kekuatan tertentu yang ia sebut sebagai "Otoritas Solo".

Menurutnya, pelaporan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memecah belah kekuatan kritis di masyarakat.

"Kami menyadari ini semua tidak lepas dari kendali otoritas Solo, kalau kemarin ada SOP atau KUHP Solo, hari ini manuver pelaporan itu tidak lepas dari strategi pecah belah dan adu domba," jelasnya.

Konflik ini bermula dari kritik tajam Roy Suryo terkait proses penegakan hukum, khususnya mengenai keluarnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam kasus ijazah Jokowi melalui mekanisme restorative justice. Kritik tersebut kemudian berujung pada pelaporan Roy Suryo ke polisi.

Satir 'Tuyul dan Jin Ifrit' yang Dipersoalkan

Salah satu poin utama yang dilaporkan oleh pihak Eggi Sudjana adalah penggunaan istilah satir oleh Roy Suryo. Namun, tim hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangaji, membela bahwa pernyataan tersebut bukanlah sebuah penghinaan materiil, melainkan sebuah kritik seni yang diadopsi dari karya jurnalistik.

"Bermula dari kritik tajam, kemudian ditafsirkan ada delik pencemaran nama baik, ada delik fitnah, padahal itu jauhlah perbuatannya Mas Roy mengutip ada 2 tuyul bertemu jin ifrit, itu sebetulnya suatu kritikan satir yang mengambil dari karikatur seorang wartawan senior. Jadi sama sekali tak ada mens rea dari Mas Roy menghinakan seseorang, merendahkan seseorang," bebernya.

Ahmad Khozinudin menambahkan bahwa pasal-pasal yang dituduhkan, seperti Pasal 433, Pasal 434, dan Pasal 27 A UU ITE, dianggap tidak relevan dengan perbuatan kliennya. Ia justru melihat laporan tersebut sebagai upaya pengalihan isu utama yang tengah diperjuangkan publik.

"Maka, pilihan tim hukum melakukan langkah hukum terhadap laporan tersebut (lapor balik) hal wajar dan sah. Saat ini tim hukum sedang melakukan pengkajian terhadap materi yang akan kami laporkan ke SPKT Polda Metro Jaya dengan Pelapor mas Roy dan bang AK, kami tak bisa buka secara gamblang materinya karena itu materi penyelidikan, dan kalau itu naik tahap penyidik itu juga menjadi materi penyidikan," ungkapnya.

Gejolak Internal di Tubuh TPUA

Persoalan ini ternyata merembet hingga ke internal organisasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadillah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Eggi Sudjana yang dianggap otoriter karena melakukan pemecatan sepihak dan melaporkan sesama aktivis.

"Bagaimana mau memperjuangkan demokrasi kalau perilakunya otoriter? Sehingga kami juga sedang berpikir, berpikir, menyiapkan, mematangkan apakah perlu melakukan pelaporan juga," paparnya.

Rizal menegaskan bahwa tindakan Eggi telah melukai perasaan anggota organisasi lainnya dan dianggap keluar dari garis perjuangan awal TPUA yang seharusnya melindungi para aktivis, bukan justru memolisikan mereka.

"Tersinggung kita semua, ada perkataan tidak sesuai dengan garis perjuangan TPUA. Garis perjuangan TPUA itu membela ulama dan membela aktivis, bukan ngelaporin aktivis. Jadi ketika dia melenceng, siapa yang keluar dari garis-garis perjuangan TPUA, maka kita sedang dalami itu," kata Rizal lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'

Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 14:20 WIB

Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:44 WIB

'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi

'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:41 WIB

Jadi Saksi Ahli di Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Ijazahnya Asli, Orangnya yang Palsu!

Jadi Saksi Ahli di Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Ijazahnya Asli, Orangnya yang Palsu!

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:31 WIB

Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 07:12 WIB

Alasan Damai Hari Lubis Laporkan Pengacara Roy Suryo ke Polda Metro Jaya

Alasan Damai Hari Lubis Laporkan Pengacara Roy Suryo ke Polda Metro Jaya

News | Senin, 26 Januari 2026 | 16:07 WIB

Dulu Tersangka, Kini Pelapor: Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana Laporkan Kuasa Hukum Roy Suryo

Dulu Tersangka, Kini Pelapor: Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana Laporkan Kuasa Hukum Roy Suryo

News | Senin, 26 Januari 2026 | 15:07 WIB

Terkini

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:34 WIB

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:29 WIB

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:02 WIB

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:10 WIB

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:56 WIB

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:49 WIB

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB