Ribuan Kapal Bersandar di Muara Angke, Dinas KPKP DKI Buka Suara

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:38 WIB
Ribuan Kapal Bersandar di Muara Angke, Dinas KPKP DKI Buka Suara
Ribuan Kapal Bersandar di Muara Angke. (Instagram/@vlogwargajkt)
baca 10 detik
  • Kondisi lalu lintas di PPN Muara Angke sangat tersendat akibat penumpukan ribuan kapal sejak November 2025.
  • Kapasitas normal pelabuhan hanya 500 kapal, namun lonjakan mencapai 2.564 kapal akibat cuaca ekstrem dan izin baru.
  • Pemprov DKI Jakarta berencana menambah dermaga, mengeruk kolam labuh, serta mengoordinasikan penghentian izin pangkalan baru.

Suara.com - Kondisi lalu lintas di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, kini sedang mengalami ketersendatan yang cukup pelik.

Penumpukan ribuan kapal nelayan tersebut mengakibatkan aktivitas pelabuhan nyaris lumpuh total dan menghambat mobilitas ekonomi warga pesisir viral di media sosial.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @vlogwargajkt pada Selasa (27/1/2026), armada nelayan tampak berdesakan dan tersusun tidak beraturan hingga menutup alur keluar-masuk kapal.

Tokoh Masyarakat Nelayan Muara Angke, James Willing, menyatakan bahwa keluhan mengenai kepadatan ini sebenarnya sudah disampaikan sejak lama kepada pihak pengelola.

Lebih lanjut, James menyebutkan bahwa fenomena membeludaknya jumlah kapal ini telah berlangsung secara bertahap sejak November 2025 lalu.

"Sekarang sudah tidak memungkinkan, banyak kapal yang tidak bisa berangkat ke laut," katanya lagi.

Selain menghambat aktivitas melaut, kepadatan yang ekstrem ini memicu kekhawatiran besar terkait risiko keselamatan, terutama ancaman kebakaran di kolam labuh.

Menanggapi karut-marut di Muara Angke, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, memberikan penjelasan mengenai penyebab lonjakan armada tersebut.

Hasudungan menjelaskan bahwa kapasitas normal tambat labuh di PPN Muara Angke sebenarnya hanya berkisar antara 400 hingga 500 unit kapal saja.

baca juga

"Sejak terjadi cuaca ekstrim di Jakarta, jumlah kapal yang bersandar mencapai 2.564 kapal," terangnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).

Lonjakan ini juga dipicu oleh adanya penambahan rekomendasi pangkalan terhadap 400 kapal baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepanjang tahun 2025.

"Jumlah kapal yang melebihi kapasitas menyebabkan sempitnya ruang gerak kapal dan menyulitkan kapal keluar masuk pelabuhan," lanjut Hasudungan.

Sebagai langkah mitigasi, Pemprov DKI Jakarta berencana menambah dermaga baru sepanjang 120 meter yang diproyeksikan mampu menampung 600 kapal.

Dinas KPKP DKI Jakarta juga akan melakukan pengerukan kolam labuh di kawasan Kaliasin dan Kaliadem guna memperluas ruang tambat bagi 400 kapal lainnya.

Koordinasi dengan KKP pun kini tengah diupayakan agar pemberian izin pangkalan baru dapat dihentikan sementara waktu demi mengurai kepadatan yang ada.

"Kami juga akan melakukan pemetaan alur keluar masuk kapal, bekerjasama dengan Syahbandar," pungkas Hasudungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kemenhub, Geram Banyak Kapal Asing Tak Bayar Pajak

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kemenhub, Geram Banyak Kapal Asing Tak Bayar Pajak

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:51 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Banyak Kapal Asing Masuk RI Tak Bayar Pajak

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Banyak Kapal Asing Masuk RI Tak Bayar Pajak

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:20 WIB

Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram

Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram

Foto | Senin, 26 Januari 2026 | 21:24 WIB

Terkini

Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run

Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:48 WIB

Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting

Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:47 WIB

Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan

Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:47 WIB

BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara, Temukan 414 Dapur Bermasalah

BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara, Temukan 414 Dapur Bermasalah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten

BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:41 WIB

Hilangnya 'Bapak QRIS' Indonesia, Siapa Sosok yang Layak Gantikan Perry Warijoyo

Hilangnya 'Bapak QRIS' Indonesia, Siapa Sosok yang Layak Gantikan Perry Warijoyo

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:39 WIB

Demam Spider-Man Kembali, Ada Perayaan Seru di Balik Film Barunya

Demam Spider-Man Kembali, Ada Perayaan Seru di Balik Film Barunya

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:36 WIB

Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:34 WIB

Polres Garut Sita Ribuan Butir Obat Keras Ilegal, Seorang Pria Asal Aceh Ditangkap

Polres Garut Sita Ribuan Butir Obat Keras Ilegal, Seorang Pria Asal Aceh Ditangkap

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:34 WIB

Dilimpahkan ke Pengadilan, Berkas Perkara Gus Yaqut Setinggi 1 Meter Dibawa Pakai Troli

Dilimpahkan ke Pengadilan, Berkas Perkara Gus Yaqut Setinggi 1 Meter Dibawa Pakai Troli

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:29 WIB

×