Rocky Gerung Bongkar Demokrasi Penuh Pencitraan, Singgung Kultus Individu dan Dinasti

Vania Rossa

Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:01 WIB
Rocky Gerung Bongkar Demokrasi Penuh Pencitraan, Singgung Kultus Individu dan Dinasti
Rocky Gerung. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)
baca 10 detik
  • Rocky Gerung menilai demokrasi Indonesia terjebak kultus individu, ditandai dukungan 80% ke pemimpin versus 20% infrastruktur demokrasi.
  • Pemerintah dinilai terlalu fokus pada pencitraan diri (Public Relations) daripada opini publik organik sebagaimana disorot Rocky.
  • Rocky mengaitkan terpilihnya Gibran dengan sindrom pasca-kekuasaan Jokowi dan menyarankan pengunduran dirinya demi stabilitas bangsa.

Suara.com - Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung, kembali melontarkan kritik tajam terhadap kondisi demokrasi Indonesia saat ini. Dalam orasi ilmiahnya di forum Sangga Buana, Rocky menilai Indonesia tengah terjebak dalam “kultus individu” yang melumpuhkan nalar kritis serta infrastruktur demokrasi.

Rocky menyoroti data terbaru yang menunjukkan tingkat kesukaan (likeability) terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mencapai 80 persen. Namun, di sisi lain, dukungan terhadap infrastruktur demokrasi hanya berada di angka 20 persen. Menurutnya, kondisi tersebut bukan mencerminkan keberhasilan politik, melainkan sinyal bahaya bagi demokrasi.

“Presiden dapat legitimasi 80 persen, infrastruktur demokrasi cuma 20 persen. Apa tafsirnya? Kultus individu,” ujar Rocky, dikutip dari kanal Rocky Gerung Official, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, demokrasi yang sehat membutuhkan percakapan yang kritis, bukan sekadar pemujaan terhadap figur pemimpin.

Pencitraan vs Opini Publik

Lebih lanjut, Rocky mengkritik strategi pemerintah yang dinilainya terlalu berfokus pada Public Relations (PR). Ia menilai ruang publik saat ini lebih banyak dikendalikan oleh mesin pencitraan ketimbang opini publik yang tumbuh secara organik.

Menurutnya, pemerintah tidak lagi dipromosikan oleh publik, tetapi justru aktif mempromosikan dirinya sendiri.

“Tetapi yang ada hari-hari ini kita dikuasai oleh Public Relation, bukan Public Opinion. Apa bedanya? Public Opinion artinya saya dipromosikan oleh publik. Public Relation artinya saya mempromosikan diri saya sendiri. Pemerintah hari ini penuh dengan Public Relation, self-note,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan istilah “Prabowonomics” yang dipasarkan di forum internasional seperti Davos, namun dinilai berbanding terbalik dengan kondisi pasar keuangan di dalam negeri.

baca juga

Rocky mengaitkan hal tersebut dengan anjloknya IHSG dan pelarian modal asing (capital outflow), yang ia sebut sebagai bentuk “hukuman” dari sistem internasional terhadap data ekonomi yang dianggap tidak akurat.

Sindrom Pasca-Kekuasaan dan Dinasti Politik

Bagian paling tajam dari orasinya muncul ketika Rocky mengaitkan kondisi psikologis Presiden Jokowi dengan masa depan putranya, Gibran Rakabuming Raka.

Ia menggunakan istilah Post Power Syndrome untuk menggambarkan pemimpin yang telah berkuasa selama sepuluh tahun namun dinilai sulit melepaskan pengaruhnya.

Rocky menilai keberadaan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden merupakan upaya Jokowi untuk “menitipkan” kekuasaan demi melindungi masa lalunya.

Ia bahkan menyarankan agar Gibran mengundurkan diri demi memulihkan stabilitas psikologis bangsa serta kesehatan nalar demokrasi.

Sebagai penutup, Rocky menyampaikan analogi radikal agar Gibran mundur dari jabatannya demi kesehatan politik bangsa.

“‘Saya Gibran Wakil Presiden mengatakan demi kesehatan ayah saya dan kesehatan restorative justice, saya mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden’. Selesai problem,” pungkasnya.

Reporter: Dinda Pramesti K 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Usai Diperiksa di Kasus Ijazah Jokowi: Dapat Pisang Goreng dan Empat Gelas Kopi

Rocky Gerung Usai Diperiksa di Kasus Ijazah Jokowi: Dapat Pisang Goreng dan Empat Gelas Kopi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:39 WIB

Jadi Saksi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Kewalahan Hadapi Isu Ijazah Palsu

Jadi Saksi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Kewalahan Hadapi Isu Ijazah Palsu

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:55 WIB

Jadi Saksi Ahli di Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Ijazahnya Asli, Orangnya yang Palsu!

Jadi Saksi Ahli di Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Ijazahnya Asli, Orangnya yang Palsu!

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:31 WIB

Terkini

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

×