Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:13 WIB
Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!
Reza Arap saat bersama Lula Lahfah. (Instagram/lulalahfah)
baca 10 detik
  • Polisi menghentikan penyelidikan kematian selebgram Lula Lahfah di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
  • Penghentian kasus tersebut dikonfirmasi berdasarkan bukti dan keterangan saksi yang tidak menemukan unsur pidana.
  • Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026, tanpa ditemukan adanya tanda kekerasan.

Suara.com - Polisi memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunia di apartemennya, Jakarta Selatan.

Setelah melakukan penyelidikan menyeluruh, polisi resmi menghentikan penanganan perkara tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menegaskan hal itu berdasarkan hasil penyelidikan yang merujuk pada barang bukti di lokasi hingga keterangan para saksi.

“Tidak ditemukan ada peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan terkait penemuan jenazah saudari LL,” kata Iskandarsyah saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Makam Lula Lahfah berhias bunga matahari. (Instagram/gmarthagraciela)
Makam Lula Lahfah berhias bunga matahari. (Instagram/gmarthagraciela)

Berdasar hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah pihak yang berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut, Iskandarsyah juga memastikan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan atau perbuatan melawan hukum.

“Kami sudah cek bukti dan keterangan saksi, tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun upaya melawan hukum,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 23 Januari 2026. Korban pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB, sebelum kejadian itu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reza Arap Janji Wujudkan Impian Lula Lahfah: Enggak Ada Waktu Sedih

Reza Arap Janji Wujudkan Impian Lula Lahfah: Enggak Ada Waktu Sedih

Entertainment | Jum'at, 30 Januari 2026 | 06:40 WIB

Reza Arap Pamit Usai Lula Lahfah Meninggal, Janji Balik Lagi Jika Butuh Pertolongan

Reza Arap Pamit Usai Lula Lahfah Meninggal, Janji Balik Lagi Jika Butuh Pertolongan

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 12:10 WIB

Sabrina Chairunnisa Tegur Netizen soal Lula Lahfah: Stop Ngurusin Orang!

Sabrina Chairunnisa Tegur Netizen soal Lula Lahfah: Stop Ngurusin Orang!

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:10 WIB

Kakak dari Jerman Akhirnya Tiba, Air Mata Farah Pecah saat Bersimpuh di Nisan Lula Lahfah

Kakak dari Jerman Akhirnya Tiba, Air Mata Farah Pecah saat Bersimpuh di Nisan Lula Lahfah

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 21:30 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×