Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan potensi risiko kesehatan jangka panjang dari konsumsi ikan sapu-sapu yang berasal dari sungai tercemar.
Meski belum ada data spesifik terkait penyakit tidak menular (PTM) akibat konsumsi ikan tersebut, Kemenkes menegaskan prinsip kehati-hatian tetap harus dikedepankan.
Direktur Penyakit Tidak Menular (PTM) Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu termasuk jenis ikan invasif yang dikenal sebagai "pembersih akuarium".
Ikan ini cenderung memakan lumut, alga, hingga kotoran di dasar perairan, bukan ikan hidup. Kondisi tersebut membuat ikan sapu-sapu rentan terpapar berbagai cemaran dari lingkungan tempat hidupnya.