Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 11:30 WIB
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
Ilustrasi sejumlah orang tua memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak-anak. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Menteri PPPA meninjau program Makan Bergizi Gratis berbasis komunitas di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/2/2026).
  • Fokus program MBG adalah menguatkan peran perempuan sebagai pengelola gizi keluarga berdasarkan potensi pangan lokal.
  • Kementerian PPPA mendorong ketahanan pangan keluarga sekaligus memperbanyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di desa.

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, bersama Wakil Menteri PPPA Veronica Tan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis komunitas di Kampung Ilmu, Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung praktik sinergi lintas sektor dalam peningkatan kesehatan perempuan dan anak melalui MBG yang memanfaatkan kearifan lokal masyarakat.

Arifah menyebut, penguatan perempuan dan anak dalam program MBG difokuskan pada peningkatan pemahaman perempuan sebagai pengelola gizi keluarga.

Menurutnya, peran tersebut menjadi penting karena setiap daerah memiliki potensi pangan lokal yang berbeda.

“Terkait penguatan perempuan dan anak dalam program MBG, fokus utama kami adalah meningkatkan pemahaman perempuan sebagai manajer dalam keluarga, khususnya dalam pemenuhan gizi berbasis kearifan lokal,” kata Arifah dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

Ia menegaskan, menu MBG perlu disusun dengan mempertimbangkan sumber pangan lokal di masing-masing wilayah, agar program dapat berjalan sesuai dengan kondisi dan potensi daerah.

Arifah juga menyoroti masih adanya tantangan serius yang dihadapi perempuan dan anak, termasuk tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Salah satu faktor penyebabnya adalah keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

Menurutnya, perhatian terhadap isu perempuan dan anak tidak hanya menjadi prioritas nasional, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen global yang harus terus diperkuat di tingkat daerah.

Selain itu, Kementerian PPPA mendorong ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pangan sehari-hari, seperti cabai dan sayuran. Upaya ini diarahkan agar terhubung dengan penguatan komunitas desa sebagai pemasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Rencana besar ke depan adalah memperbanyak SPPG di desa, sehingga kebutuhan pangan tidak harus dibeli dari luar desa, tetapi dapat dipenuhi dari desa itu sendiri,” ujar Arifah.

Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) Florencio Mario Vieira menjelaskan, konsep pengembangan BGN diarahkan pada pembangunan ekosistem dari hulu hingga hilir, meski saat ini masih berfokus pada aspek hilir.

“Hingga hari ini, terdapat hampir 21.000 SPPG aglomerasi dan 8.670 SPPG terpencil yang sedang dalam proses,” ungkap Mario.

Ia menambahkan, tantangan utama yang dihadapi ke depan adalah penguatan rantai pasok pangan. Menurutnya, kualitas dan kesegaran pangan menjadi faktor krusial untuk mencegah risiko kesehatan dalam pelaksanaan MBG.

Mario juga menyebut, program MBG memiliki dampak signifikan terhadap pemberdayaan perempuan. Sekitar 90 persen tenaga kerja di SPPG merupakan perempuan, dengan jumlah keterlibatan mencapai lebih dari satu juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendampingan PNM Dirasakan Langsung oleh Perempuan Pesisir Kaltim

Pendampingan PNM Dirasakan Langsung oleh Perempuan Pesisir Kaltim

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 12:35 WIB

Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme

Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:46 WIB

Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?

Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:41 WIB

LPSK Ingatkan Bahaya Child Grooming yang Kerap Tak Disadari Lingkungan Sekitar Anak

LPSK Ingatkan Bahaya Child Grooming yang Kerap Tak Disadari Lingkungan Sekitar Anak

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:15 WIB

Tanah Tabu: Suara Perlawanan Perempuan dari Jantung Papua

Tanah Tabu: Suara Perlawanan Perempuan dari Jantung Papua

Your Say | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:38 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:24 WIB

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:11 WIB

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:58 WIB

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:41 WIB

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:36 WIB

Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh

Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:32 WIB

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:20 WIB