Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia

Bella, Lilis Varwati

Rabu, 04 Februari 2026 | 15:13 WIB
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) Stella Christie usai acara ThinkTNE Forum di Universitas Prasetiya Mulya, Tangerang, Rabu (4/2/2026). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Wamen Diktisaintek Stella Christie menilai Indonesia berpeluang memimpin pendidikan global karena populasi besar dan kesiapan perubahan.
  • Pemerintah mendorong kebijakan "game changer" melalui kerja sama G2G, seperti dengan Inggris, untuk mengubah ekosistem pendidikan nasional.
  • ThinkTNE Forum di Tangerang fokus pada TNE untuk meningkatkan kualitas dan menarik minat mahasiswa internasional belajar di Indonesia.

Suara.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) Stella Christie menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk memimpin pendidikan di tingkat global. Peluang tersebut, menurutnya, didukung oleh posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia serta kesiapan untuk melakukan perubahan besar dalam ekosistem pendidikan.

“Indonesia punya kesempatan untuk bisa memimpin dunia pendidikan. Karena kita adalah negara nomor 4 terbesar di dunia dan kita sebenarnya siap,” kata Stella usai acara ThinkTNE Forum di Universitas Prasetiya Mulya, Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, peluang tersebut menjadi dasar bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong terobosan kebijakan yang mendasar dan berdampak luas terhadap sistem pendidikan nasional, yang oleh pemerintah diberi label “game changer”.

Stella mengatakan, upaya perubahan tersebut dilakukan melalui kerja sama antarnegara atau government to government (G2G) dengan tujuan mengubah ekosistem pendidikan di Indonesia secara menyeluruh. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Inggris dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Melalui ThinkTNE Forum tersebut, diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan nasional, tetapi juga mampu menarik minat mahasiswa dari berbagai kawasan dunia untuk belajar di Indonesia.

“Inilah kenapa Bapak Presiden mendatangkan secara G2G, government to government, untuk mengubah ekosistem pendidikan di Indonesia. Jadi TNE ini untuk juga mendatangkan region-region lain, negara-negara lain untuk bisa juga suatu saat mau berkuliah dan belajar di Indonesia,” ujarnya.

Kendati begitu, Stella mengakui masih terdapat perbedaan kualitas antara pendidikan di Indonesia dan di luar negeri. Ia menilai kesenjangan tersebut merupakan hal yang tidak terelakkan dan dialami oleh semua negara.

“Itulah sebenarnya kesenjangan itulah yang memacu kita untuk melihat bagaimana kita bisa mengejar kesenjangan itu dan ini salah satu langkah penting yang kita lakukan saat ini,” ujarnya.

Pernyataan Stella tersebut disampaikan seiring dengan penyelenggaraan East Asia Education Week 2026 yang digelar oleh British Council di Indonesia pada 2–6 Februari 2026. Acara ini mempertemukan para pemimpin sektor pendidikan dari Inggris dan Asia Timur untuk membahas arah serta tantangan pendidikan tinggi global.

baca juga

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah ThinkTNE Forum, yang secara khusus membahas pendidikan transnasional atau transnational education (TNE). Forum ini menjadi ruang dialog strategis bagi institusi pendidikan tinggi lintas negara untuk membahas penguatan kemitraan, kualitas akademik, serta keberlanjutan kerja sama pendidikan antara Inggris dan negara-negara di kawasan Asia Timur.

Direktur Pendidikan Asia Timur British Council, Leighton Ernsberger, mengatakan kolaborasi lintas negara menjadi kunci di tengah perubahan lanskap pendidikan global.

“Seiring dengan institusi di seluruh Asia Timur dan Inggris menghadapi pergeseran ekspektasi dan keterbatasan sumber daya, kolaborasi multilateral menjadi fitur utama dalam lanskap TNE. ThinkTNE Forum 2026 akan mengeksplorasi bagaimana kemitraan ini dapat berkembang agar tetap relevan, berkualitas tinggi, dan saling menguntungkan,” ujar Leighton.

Selain ThinkTNE Forum, rangkaian East Asia Education Week 2026 juga mencakup East Asia Agents Conference yang digelar pada 3 Februari. Konferensi ini membahas tren rekrutmen mahasiswa internasional serta peran agen pendidikan dalam merespons dinamika global, termasuk isu geopolitik dan perubahan kebijakan visa.

Dengan mengusung tema “Memberdayakan Wawasan Lokal untuk Dampak Global”, konferensi tersebut menekankan pentingnya praktik rekrutmen yang etis dan profesional.

Salah satu hasil yang ditargetkan adalah penguatan komitmen universitas-universitas di Inggris dan para agen pendidikan di Asia Timur untuk menerapkan Kerangka Kerja Kualitas Agen Inggris (Agent Quality Framework/AQF) guna menjamin kualitas layanan konseling serta perlindungan bagi calon mahasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urgensi Pendidikan Mitigasi Bencana Sejak Bangku Sekolah

Urgensi Pendidikan Mitigasi Bencana Sejak Bangku Sekolah

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:20 WIB

Daftar Nama Sekolah Penerima Dana Program Sekolah Gratis dari Pemprov Papua Tengah

Daftar Nama Sekolah Penerima Dana Program Sekolah Gratis dari Pemprov Papua Tengah

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:22 WIB

Lagu 'Rukun Sama Teman' Ciptaan Siapa? Kini Wajib Dinyanyikan saat Upacara Bendera

Lagu 'Rukun Sama Teman' Ciptaan Siapa? Kini Wajib Dinyanyikan saat Upacara Bendera

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:05 WIB

Guru Honorer: Solusi Darurat yang Menjadi Masalah Permanen

Guru Honorer: Solusi Darurat yang Menjadi Masalah Permanen

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 07:20 WIB

Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook

Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:38 WIB

Ketika Guru Jadi Pilihan Terakhir: Krisis Talenta dan Masa Depan Pendidikan Indonesia

Ketika Guru Jadi Pilihan Terakhir: Krisis Talenta dan Masa Depan Pendidikan Indonesia

Your Say | Senin, 02 Februari 2026 | 11:00 WIB

Biaya Pendidikan Anak Naik? Ini Rahasia Keluarga Muda Amankan Masa Depan Tanpa Pusing Finansial

Biaya Pendidikan Anak Naik? Ini Rahasia Keluarga Muda Amankan Masa Depan Tanpa Pusing Finansial

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 07:20 WIB

Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan

Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 07:13 WIB

Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang

Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 23:41 WIB

Pidato Progresif, Anggaran Pasif: Ironi Pendidikan di Tangan Prabowo

Pidato Progresif, Anggaran Pasif: Ironi Pendidikan di Tangan Prabowo

Your Say | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:23 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×