Sorotan Tajam Dirut Patra Niaga: Dari Isu 'Oplosan' B40 hingga Dugaan Kartel Transportir BBM

Galih Prasetyo

Jum'at, 06 Februari 2026 | 15:00 WIB
Sorotan Tajam Dirut Patra Niaga: Dari Isu 'Oplosan' B40 hingga Dugaan Kartel Transportir BBM
Pertamina Patra Niaga bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) dan beberapa pihak lainnya menggelar konferensi pers di SPBU 51.601.65 Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025). Foto ist.
baca 10 detik
  • Penunjukan Mars Ega Legowo Putra sebagai Dirut PPN dikritik Sentinel karena dianggap kontradiktif dengan reformasi BUMN dan tata kelola energi.
  • Sentinel menyoroti kinerja Mars Ega Legowo Putra yang buruk, termasuk kekosongan BBM dan dugaan penyimpangan produksi Biosolar B40.
  • Lembaga tersebut mendesak evaluasi terhadap kepemimpinan PPN terkait kegagalan digitalisasi distribusi dan dugaan kartel transportasi BBM.

Suara.com - Penunjukan Mars Ega Legowo Putra sebagai Direktur Utama Subholding Pertamina Patra Niaga (PPN) pasca-merger menuai kritik tajam.

Keputusan ini dinilai bertentangan dengan agenda reformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dicanangkan Presiden, bahkan disebut berpotensi melemahkan upaya pemberantasan praktik mafia migas di sektor hilir energi.

Lembaga pemantau kebijakan publik Sentinel Studi Hukum dan Masyarakat (Sentinel) menilai, mempertahankan figur dengan rekam jejak kebijakan yang problematik merupakan preseden buruk bagi tata kelola energi nasional.

Menurut Sentinel, langkah tersebut tidak sejalan dengan visi Presiden yang menuntut transparansi dan akuntabilitas penuh di tubuh BUMN.

Sentinel menyoroti kinerja Mars Ega Legowo Putra saat menjabat di posisi strategis sebelumnya, baik sebagai Direktur Utama maupun Direktur Pemasaran Regional yang membawahi operasional SPBU.

Dalam periode tersebut, kinerja dinilai tidak menunjukkan capaian signifikan.

Indikator yang disorot antara lain maraknya kejadian kekosongan BBM di SPBU di sejumlah wilayah strategis, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Jawa.

Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya perencanaan pasokan dan pengendalian distribusi, padahal aspek tersebut merupakan kompetensi utama dalam pengelolaan sektor hilir migas.

Sentinel juga mengungkap dugaan penyimpangan serius dalam produksi Biosolar B40 Performance. Lembaga ini menyoroti proses pengadaan zat aditif yang melibatkan Afton Chemical melalui mekanisme penunjukan langsung, tanpa tender kompetitif.

baca juga

Lebih lanjut, Sentinel mempersoalkan metode produksi yang dinilai menyimpang dari standar keselamatan dan mutu.

“Kami menemukan indikasi bahwa pencampuran aditif tidak dilakukan melalui proses blending terintegrasi di kilang, melainkan dicampur manual di tangki unit pelaksana. Ini merupakan praktik ‘oplosan’ skala industri yang berisiko menurunkan kualitas BBM,” ujar Ronal Jefferson, Director of Policy Advocacy Sentinel, di Jakarta

Kritik juga diarahkan pada proyek digitalisasi 5.518 SPBU senilai Rp3,6 triliun yang berada di bawah supervisi direksi sebelumnya. Proyek ini dinilai gagal berfungsi sebagai sistem pengawasan distribusi BBM.

Sentinel menduga adanya rekayasa spesifikasi teknis pada mesin EDC, yang berpotensi menguntungkan vendor tertentu. Kegagalan digitalisasi tersebut dinilai berkorelasi langsung dengan masifnya kebocoran solar bersubsidi.

“Ada pembiaran sistemik. Solar subsidi terus mengalir ke sektor perkebunan dan pertambangan ilegal. Ini bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan indikasi pintu belakang yang sengaja tidak dikunci,” tegas Ronal.

Sebagai catatan, estimasi subsidi BPDPKS untuk program biodiesel B40 pada 2025 diperkirakan mencapai Rp46–47 triliun, guna menutup selisih harga biodiesel dan solar konvensional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor

Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:01 WIB

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:31 WIB

Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!

Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:18 WIB

Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream

Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:57 WIB

Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru

Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru

Otomotif | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×