Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat

Bangun Santoso

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:10 WIB
Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (ANTARA/HO-YouTube Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menyerukan persatuan para pemimpin bangsa di acara Mujahadah NU, Minggu (8/2/2026), demi kemajuan Indonesia.
  • Prabowo menekankan pentingnya filosofi Jawa 'Mikul Dhuwur Mendhem Jero' untuk menghilangkan dendam dan kebencian antar elite.
  • Presiden mengingatkan komitmen melindungi rakyat dari ancaman fisik, kemiskinan, serta keterbatasan akses layanan dasar.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan politik yang sangat kuat dan tegas kepada seluruh elite bangsa.

Di hadapan ribuan jemaah pada acara akbar Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Prabowo menyerukan agar semua pemimpin mengesampingkan perbedaan dan bersatu padu demi kemajuan Indonesia.

Prabowo secara gamblang menyatakan bahwa kemajuan sebuah bangsa mustahil tercapai jika para pemimpinnya terus terpecah belah dan tidak rukun.

"Tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun. Karena itu, saya selalu mengajak semua unsur mari kita bersatu," tegas Presiden Prabowo, seperti disiarkan melalui Sekretariat Presiden, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (8/2/2026).

Prabowo mengakui bahwa perbedaan pendapat, persaingan, bahkan perdebatan sengit adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika demokrasi.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa semua itu harus bermuara pada satu tujuan akhir: persatuan nasional.

Singgung Filosofi Jawa 'Mikul Dhuwur Mendhem Jero'

Untuk memperkuat pesannya, Prabowo menggali kearifan lokal dengan mengutip sebuah pepatah Jawa yang sarat makna, yakni Mikul Dhuwur, Mendhem Jero.

Filosofi itu secara harfiah berarti menjunjung tinggi kehormatan dan kebaikan, serta mengubur dalam-dalam keburukan atau dendam masa lalu.

baca juga

Menurutnya, inilah ajaran luhur yang diwariskan oleh para guru dan leluhur bangsa yang harus dipegang teguh oleh para pemimpin saat ini.

Ia menekankan pentingnya menjauhkan diri dari sikap dendam, kebencian, serta rasa dengki yang dapat merusak tatanan bangsa.

"Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan selalu Mikul Dhuwur Mendhem Jero, tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah, sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan musyawarah untuk mufakat itu kepribadian bangsa Indonesia," katanya.

Kutipan ini menjadi inti dari ajakan rekonsiliasi yang disampaikannya, sebuah seruan agar para elite politik lebih mengedepankan kepentingan rakyat di atas ego pribadi maupun kelompok.

Sumpah Jabatan dan Komitmen Lindungi Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan kembali sumpahnya saat dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

Ia menegaskan bahwa tugas utamanya, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Perlindungan yang dimaksud, jelasnya, bukan hanya dari ancaman fisik atau militer, tetapi juga dari ancaman yang lebih nyata dirasakan rakyat sehari-hari.

"Perlindungan tersebut mencakup perlindungan dari berbagai ancaman, mulai dari ancaman fisik, kemiskinan, kelaparan hingga keterbatasan akses layanan kesehatan dan pendidikan," ujar Prabowo.

Ia menegaskan kembali komitmennya untuk setia mengabdi kepada bangsa dan negara, dengan fokus utama mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali

Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 09:24 WIB

Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat

Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:36 WIB

Mantan Menlu hingga Akademisi Kumpul, Apa yang Dibahas Intensif dengan Presiden Prabowo?

Mantan Menlu hingga Akademisi Kumpul, Apa yang Dibahas Intensif dengan Presiden Prabowo?

Video | Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00 WIB

PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup

PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:45 WIB

Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat

Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:33 WIB

Gerindra Minta Maaf Atribut Partainya Ganggu Masyarakat, Perintah Segera Dicopot!

Gerindra Minta Maaf Atribut Partainya Ganggu Masyarakat, Perintah Segera Dicopot!

Video | Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:49 WIB

Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!

Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×