Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 08 Februari 2026 | 18:10 WIB
Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?
Nenek Saudah asal Pasaman saat RDP dengan DPR RI. [Dok. Antara]
  • Nenek Saudah di Pasaman dianiaya karena mempertahankan tanah dari aktivitas tambang ilegal; LPSK fokus perlindungan korban.
  • LPSK menindaklanjuti kasus tersebut sejak Jumat (6/2) untuk pemulihan medis dan analisis tingkat ancaman korban.
  • Kepolisian telah menetapkan satu tersangka IS alias MK; mereka berjanji mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan.

Senada dengan Wakapolda, Kapolres Pasaman AKBP M. Agus Hidayat menyatakan bahwa penyidikan akan dilakukan secara profesional dan proporsional.

Saat ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial IS alias MK.

Namun, masyarakat luas, terutama kalangan muda di kota-kota besar yang memantau kasus ini melalui media sosial, mendesak agar aktor intelektual di balik penganiayaan tersebut juga tersentuh hukum.

"Tidak ada yang kita tutup-tutupi dari kasus Nenek Saudah ini, silakan LPSK mendengar sendiri dari warga, lihat TKP (tempat kejadian perkara) dan proses penyidikan yang dilakukan Polres Pasaman," kata Agus.

Isak Tangis di Gedung DPR: "Tiada Kusangka Begini"

Puncak dari perhatian publik terhadap kasus ini terjadi saat Nenek Saudah dihadirkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta pada Senin (2/2). Di hadapan anggota Komisi XIII DPR RI, LPSK, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan, Nenek Saudah tak kuasa menahan air mata.

Kehadirannya di ibu kota menjadi simbol perlawanan rakyat kecil terhadap praktik tambang ilegal yang kerap merusak lingkungan dan tatanan sosial.

Sambil terisak, ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan atensi. Bagi seorang lansia dari desa terpencil di Pasaman, perhatian dari lembaga-lembaga tinggi negara adalah hal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

"Saya sebagai korban yang bernama Saudah, berterima kasih atas kepedulian kalian semua. Tiada ku sangka begini, atas kejadian ini yang akan sampai aku ke sini," kata Saudah sebagaimana dilansir Antara.

"Mendengar semua yang ibu katakan, bapak katakan semua, saya berteriba kasih sebanyak-banyaknya," lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO

Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:40 WIB

Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?

Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:34 WIB

Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman

Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13 WIB

6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima

6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:13 WIB

Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku

Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:42 WIB

Doxxing dan Kekerasan Digital yang Tak Tertangani

Doxxing dan Kekerasan Digital yang Tak Tertangani

Your Say | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:30 WIB

Relasi Kuasa di Tempat Kerja dan Maraknya Kekerasan Berbasis Gender

Relasi Kuasa di Tempat Kerja dan Maraknya Kekerasan Berbasis Gender

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:11 WIB

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:04 WIB

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:58 WIB

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:48 WIB

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:37 WIB

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:26 WIB

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:23 WIB

NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi

NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:17 WIB

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:15 WIB