Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 14:02 WIB
Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Novian]
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegur BPJS Kesehatan karena penonaktifan 11 juta peserta PBI JKN pada Februari 2026.
  • Penonaktifan masif ini menimbulkan kegaduhan publik sebab banyak warga baru sadar saat berobat.
  • Menkeu menyarankan penonaktifan dilakukan bertahap, disertai sosialisasi intensif, demi menghindari dampak fatal.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan teguran keras sekaligus arahan strategis kepada manajemen BPJS Kesehatan terkait proses pemutakhiran data Peserta Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

Hal ini dipicu oleh lonjakan drastis angka penonaktifan peserta yang terjadi pada Februari 2026, yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Dalam Rapat Bersama Pimpinan DPR RI di Jakarta, Senin (9/2/2026), Menkeu menyoroti adanya tren anomali yang sangat mencolok.

Purbaya mengungkapkan bahwa biasanya rerata penonaktifan peserta hanya berada di angka sekitar satu juta jiwa.

Namun, pada bulan ini, jumlah peserta yang dicoret mencapai 11 juta orang, atau hampir 10 persen dari total 98 juta peserta PBI JKN.

Purbaya menilai besarnya angka masyarakat yang terdampak secara tiba-tiba menjadi alasan utama keramaian di ruang publik.

Banyak warga yang baru menyadari status kepesertaannya tidak lagi aktif saat mereka membutuhkan layanan medis.

“Inilah yang menimbulkan kejutan. Alasan mengapa terjadi kegaduhan di bulan Februari ini, dugaan kami karena skala orang yang terpengaruh sangat besar, dan mereka tidak mendapat informasi bahwa namanya sudah tidak terdaftar lagi,” tegas Purbaya di hadapan pimpinan DPR, seperti yang dikutip dari Antara.

Meski menyetujui bahwa pemutakhiran data adalah langkah penting untuk meningkatkan akurasi sasaran program bagi warga miskin, Bendahara Negara menekankan bahwa teknis pelaksanaannya tidak boleh memicu kekacauan.

Purbaya menyarankan agar BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan penonaktifan secara lebih humanis dan terukur.

Beberapa poin mitigasi yang disarankan Menkeu meliputi:

Penahapan Waktu: Proses penonaktifan sebaiknya dilakukan secara bertahap dalam rentang dua hingga tiga bulan, bukan sekaligus dalam jumlah masif.

Sosialisasi Intensif: Memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada peserta agar masyarakat memiliki waktu untuk menyiapkan langkah antisipasi.

Aspek Kemanusiaan: Menkeu memperingatkan risiko fatal jika pasien kronis, seperti peserta yang rutin menjalani cuci darah, tiba-tiba kehilangan hak akses layanan saat berada di fasilitas kesehatan.

Purbaya berharap ke depannya penentuan jumlah kuota PBI JKN dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Ia mengimbau BPJS Kesehatan untuk segera membereskan kendala manajerial maupun operasional agar tidak ada hambatan akses bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Pastikan Pasien PBI JK Nonaktif Dijamin 3 Bulan: Siapapun Pasien Itu, RS Tak Boleh Menolak

Mensos Pastikan Pasien PBI JK Nonaktif Dijamin 3 Bulan: Siapapun Pasien Itu, RS Tak Boleh Menolak

News | Senin, 09 Februari 2026 | 14:00 WIB

Cara Mengecek Apakah BPJS PBI Masih Aktif atau Tidak Agar Tetap Bisa Berobat

Cara Mengecek Apakah BPJS PBI Masih Aktif atau Tidak Agar Tetap Bisa Berobat

Lifestyle | Senin, 09 Februari 2026 | 13:49 WIB

Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN

Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN

News | Senin, 09 Februari 2026 | 13:46 WIB

Rp 48,7 Triliun Dana PBI JKN Dipertanyakan, Mensos Akui Banyak Tak Tepat Sasaran

Rp 48,7 Triliun Dana PBI JKN Dipertanyakan, Mensos Akui Banyak Tak Tepat Sasaran

News | Senin, 09 Februari 2026 | 12:27 WIB

Sebut Ada 'Kejutan' di Balik Kisruh BPJS PBI, Menkeu: Jangan Coret 11 Juta Peserta Sekaligus

Sebut Ada 'Kejutan' di Balik Kisruh BPJS PBI, Menkeu: Jangan Coret 11 Juta Peserta Sekaligus

News | Senin, 09 Februari 2026 | 12:27 WIB

Dirut BPJS Kesehatan Buka-Bukaan Soal Peserta PBI Dinonaktifkan, 'Biang Kerok' Diungkap

Dirut BPJS Kesehatan Buka-Bukaan Soal Peserta PBI Dinonaktifkan, 'Biang Kerok' Diungkap

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:29 WIB

Terkini

Pemimpin Hizbullah: Tak Adam Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!

Pemimpin Hizbullah: Tak Adam Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:13 WIB

Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:06 WIB

Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!

Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus

Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:46 WIB

Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:39 WIB

Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus

Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:20 WIB

7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV

7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:56 WIB

Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng

Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:48 WIB

Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!

Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:41 WIB

Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3

Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:26 WIB