Sebut Ada 'Kejutan' di Balik Kisruh BPJS PBI, Menkeu: Jangan Coret 11 Juta Peserta Sekaligus

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 09 Februari 2026 | 12:27 WIB
Sebut Ada 'Kejutan' di Balik Kisruh BPJS PBI, Menkeu: Jangan Coret 11 Juta Peserta Sekaligus
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Konsultasi Pimpinan Komisi DPR RI dengan Pemerintah terkait Jaminan Sosial yang disiarkan virtual, Senin (9/2/2026). [Screenshot YouTube]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya menjelaskan kegaduhan PBI BPJS dipicu lonjakan penghapusan data peserta mencapai 11 juta orang pada Februari 2026.
  • Skala penghapusan data yang sangat besar menyebabkan masyarakat terkejut karena baru mengetahui status nonaktif saat berobat.
  • Purbaya menyarankan agar penghapusan data dilakukan secara bertahap (smoothing) untuk menghindari gejolak sosial di masyarakat.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, blak-blakan mengenai pemicu kegaduhan di masyarakat terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Purbaya menyebut adanya lonjakan drastis jumlah penghapusan data pada Februari 2026 sebagai penyebab utama "kejutan" di publik.

Hal tersebut disampaikan Menkeu Purbaya dalam Rapat Konsultasi Lintas Komisi (Komisi VIII, IX, dan XI) DPR RI bersama Pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan analisa Kementerian Keuangan, Purbaya menyoroti perbedaan mencolok pada jumlah penghapusan peserta PBI bulan ini dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Jika biasanya angka penghapusan dan penggantian hanya berkisar di bawah satu juta orang, pada Februari 2026 angkanya melonjak hingga 11 juta orang.

"Kalau kita lihat tabel, jumlah penghapusan PBI JK di bulan Februari 2026 mencapai 11 juta orang. Itu hampir 10 persen dari total 98 juta peserta. Sebelumnya hanya 1 juta, bahkan di bawah itu," kata Purbaya dalam rapat.

Menurutnya, skala penghapusan yang mencapai 10 persen inilah yang memicu protes masif karena masyarakat tidak mengetahui status kepesertaan mereka telah hilang sampai mereka mendatangi fasilitas kesehatan.

"Begitu 10 persen kena, hampir semua yang sakit kena (dampaknya). Ini yang menimbulkan kejutan karena sedemikian besar orang yang terpengaruh dan mereka tidak tahu sudah tidak masuk daftar lagi," katanya menambahkan.

Purbaya meminta agar ke depannya instansi terkait, dalam hal ini Kementerian Sosial, tidak melakukan pembersihan data secara ekstrem dalam satu waktu.

baca juga

Ia mengusulkan metode smoothing atau pemerataan agar tidak terjadi guncangan sosial.

"Kalau angkanya drastis seperti ini, ya di-smoothing sedikit lah. Di-average (rata-rata) dalam 3, 4, atau 5 bulan, terserah. Tapi jangan menimbulkan kejutan seperti itu," saran Purbaya.

Menkeu juga menekankan bahwa persoalan ini murni masalah manajemen data dan komunikasi, bukan masalah ketersediaan anggaran.

Ia menegaskan dana yang dikeluarkan Kemenkeu untuk PBI tetap konsisten dan tidak berubah.

"Uang yang saya keluarkan sama, tidak berubah. Tapi kenapa keributannya beda? Kita ingin program JKN ini berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan masyarakat tanpa keributan yang signifikan," tuturnya.

Purbaya menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Kemenkeu untuk mendukung perbaikan data agar subsidi kesehatan tepat sasaran, namun dengan cara-cara yang lebih terkendali agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pusing Anggaran Kesehatan Makin Besar Tiap Tahun, 2026 Tembus Rp 247,3 Triliun

Purbaya Pusing Anggaran Kesehatan Makin Besar Tiap Tahun, 2026 Tembus Rp 247,3 Triliun

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:11 WIB

Dirut BPJS Kesehatan Buka-Bukaan Soal Peserta PBI Dinonaktifkan, 'Biang Kerok' Diungkap

Dirut BPJS Kesehatan Buka-Bukaan Soal Peserta PBI Dinonaktifkan, 'Biang Kerok' Diungkap

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:29 WIB

Menkes Usul Reaktivasi Otomatis PBI BPJS untuk Pasien Katastropik

Menkes Usul Reaktivasi Otomatis PBI BPJS untuk Pasien Katastropik

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:14 WIB

Respons Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Dasco Pimpin Rapat Lintas Komisi dan Kementerian

Respons Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Dasco Pimpin Rapat Lintas Komisi dan Kementerian

News | Senin, 09 Februari 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×