Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 16:03 WIB
Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai menyoroti konflik Papua yang belum selesai selama delapan presiden. (Suara.com/Bagaskara)
  • Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai menyoroti konflik Papua yang belum selesai selama delapan presiden.
  • Yorrys mengkritik kunjungan Jokowi yang banyak namun tidak menurunkan eskalasi kekerasan di Papua.
  • DPD RI sedang berkomunikasi dengan pemerintahan baru untuk mencari solusi konkret penyelesaian Papua.

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Yorrys Raweyai, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas konflik berkepanjangan di Tanah Papua yang tak kunjung menemui titik temu.

Hal ini disampaikan Yorrys saat menerima laporan terkait Tragedi Gearek 2025 yang mengakibatkan seorang anak laki-laki tewas dan 600 warga mengungsi akibat serangan helikopter militer pada Desember lalu.

Dalam audiensi yang dihadiri oleh Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid serta perwakilan masyarakat Papua, Yorrys menegaskan bahwa persoalan Papua telah melintasi masa kepemimpinan delapan presiden, namun solusi konkret belum juga ditemukan.

"Persoalan Papua ini agak rumit. Ini sudah delapan presiden, sudah 70 tahun Papua integrasi dengan Republik Indonesia. Dari awal sampai sekarang ini masalahnya itu-itu saja dan belum ada titik temu yang konkret, apa sebetulnya solusinya?," ujar Yorrys di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (9/2/2026).

Yorrys menyoroti ironi yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden ke-7, Joko Widodo.

Meski Jokowi tercatat sebagai presiden yang paling sering mengunjungi Papua hingga 17 kali, Yorrys menilai intensitas kunjungan tersebut tidak berbanding lurus dengan rasa aman bagi masyarakat.

Ia mengenang bagaimana pada awal masa jabatan Jokowi di tahun 2014, masyarakat Papua menaruh harapan besar dan menganggapnya sebagai pembawa keselamatan. Namun, kenyataannya eskalasi kekerasan justru meningkat tajam.

"Beliau adalah presiden satu-satunya yang sudah datang 17 kali ke Papua, tetapi apa dampaknya? Pra dan pasca beliau datang, eskalasi kekerasan tinggi terus. Sampai Amnesty International memberikan ekspos bahwa angka pelanggaran HAM terbesar ada di periode beliau," tegasnya.

Yorrys bahkan secara blak-blakan mengungkapkan kekecewaan masyarakat.

"Akhirnya kami merasa bahwa ini tukang bohong atau apa ya, datang memberikan janji kan," katanya.

Yorrys juga menceritakan upaya DPD RI melalui "MPR for Papua"—sebuah wadah yang terdiri dari anggota DPR dan DPD daerah pemilihan Papua—untuk mencari jalan keluar.

Namun, upaya tersebut kerap terbentur tembok birokrasi dan ego sektoral di tingkat kementerian.

Ia mencontohkan pengalamannya saat bertemu Menko Polhukam di era sebelumnya untuk membahas konsep penyelesaian Papua secara komprehensif.

Yorrys menilai dominasi unsur militer di lembaga sipil menjadi salah satu kendala dalam merumuskan pendekatan perdamaian.

"Kami merasa Menko Polhukam sudah tidak bisa lagi ikut menyelesaikan persoalan. Karena Bapak (Menteri) sendiri sipil, tapi enam dari tujuh deputinya adalah jenderal bintang tiga. Ego sektoral di dalam situ sangat besar sehingga membuat mereka kesulitan," ungkap Yorrys.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ringankan Beban Orang Tua, Program Pendidikan Gratis Gubernur Meki Nawipa Disambut Positif

Ringankan Beban Orang Tua, Program Pendidikan Gratis Gubernur Meki Nawipa Disambut Positif

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:23 WIB

Teman Tegar Maira: Film Inspiratif tentang Cinta Alam dan Persahabatan

Teman Tegar Maira: Film Inspiratif tentang Cinta Alam dan Persahabatan

Your Say | Minggu, 08 Februari 2026 | 11:05 WIB

Terpopuler: Kronologi Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Agama Jeffrey Epstein?

Terpopuler: Kronologi Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Agama Jeffrey Epstein?

Lifestyle | Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:49 WIB

Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?

Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:50 WIB

Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan

Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 20:10 WIB

Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?

Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:45 WIB

Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034

Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB