Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:40 WIB
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Adiyoga Priyambodo)
  • Mendagri instruksikan percepatan pemindahan pengungsi bencana di Sumatra ke hunian layak.
  • Pemerintah percepat pemindahan 74.369 pengungsi pascabencana di Sumatra dari tenda darurat.
  • Tito Karnavian prioritaskan pemindahan pengungsi dari tenda ke hunian permanen layak.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatra, Tito Karnavian, memberikan instruksi tegas terkait penanganan korban bencana. Fokus utama Satgas saat ini adalah mempercepat pemindahan warga terdampak ke hunian yang layak.

Tito menegaskan bahwa aspek kemanusiaan menjadi prioritas utama. Ia menekankan agar warga tidak dibiarkan terlalu lama berada dalam kondisi memprihatinkan di lokasi pengungsian.

"Atensi utama kita tentu adalah para pengungsi. Mereka harus segera dipindahkan, jangan dibiarkan terlalu lama di dalam tenda," ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan data terbaru Satgas PRR hingga Selasa (10/2/2026), total pengungsi di wilayah Sumatra kini tersisa 74.369 orang. Meski angka tersebut masih cukup besar, jumlah ini menunjukkan kemajuan pesat dibandingkan fase awal bencana yang jumlah pengungsinya sempat mencapai 2 juta orang.

Rinciannya, pengungsi terbanyak berada di Provinsi Aceh dengan 69.111 orang, disusul Sumatra Utara dengan 5.098 orang, dan Sumatra Barat yang kini menyisakan 160 pengungsi. 

"Aceh ada 69.111 orang, kemudian Sumatra Utara 5.098, dan Sumatra Barat 160 orang," tutur Tito menjelaskan rincian data tersebut.

Tito menambahkan bahwa penanganan hunian akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah, mulai dari kategori rusak ringan hingga hilang sepenuhnya. Bagi warga yang rumahnya hancur namun lokasinya dinilai masih aman, pemerintah melalui BNPB menawarkan pembangunan kembali secara in situ di lahan milik warga sendiri. Selain itu, para korban akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah berdasarkan kategori kerusakan rumah yang dialami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana

Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:25 WIB

Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar

Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:16 WIB

Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya

Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB