Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 11 Februari 2026 | 20:53 WIB
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menerima perwakilan warga terkait konflik agraria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Aher dorong mediasi sengketa lahan Bendungan Jenelata bagi warga penggarap Gowa.
  • BAM DPR RI kawal aspirasi warga terkait ganti rugi lahan di Gowa.
  • DPR upayakan penyelesaian non-litigasi sengketa lahan proyek strategis nasional Bendungan Jenelata.

Suara.com - Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI berkomitmen mengawal penyelesaian sengketa lahan seluas 39 hektare di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang diproyeksikan untuk pembangunan Bendungan Jenelata. Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan (Aher), mendorong agar persoalan ini dituntaskan melalui jalur mediasi atau non-litigasi.

Persoalan ini mencuat karena status kepemilikan lahan yang dinilai belum memiliki kepastian hukum. Berdasarkan laporan, lahan tersebut sempat dikelola oleh perusahaan negara, namun warga setempat telah menggarapnya secara produktif selama hampir dua dekade.

“Ini situasi yang unik. Menurut pengakuan masyarakat, PTPN maupun Perum Kertas Gowa belum mengantongi HGU (Hak Guna Usaha). Di sisi lain, masyarakat penggarap juga belum memiliki hak milik. Jadi, semuanya tidak memiliki alas hak,” ujar Aher usai menerima perwakilan warga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Meskipun secara teknis lahan tersebut dapat dikategorikan sebagai tanah negara karena ketiadaan alas hak, Aher menilai aspek kemanusiaan dan jerih payah warga tidak boleh diabaikan. Tercatat ada 22 kepala keluarga yang telah mengelola 27 bidang tanah di lokasi tersebut selama kurang lebih 20 tahun.

Aher mengungkapkan bahwa pada dasarnya warga tidak menghalangi program strategis nasional tersebut, namun mereka mengharapkan kompensasi atau penghargaan yang manusiawi dari pemerintah.

“Masyarakat tidak keberatan kawasan tersebut dijadikan Bendungan Jenelata, mereka rela. Namun, sangat wajar jika mereka ingin dihargai atas lahan yang selama ini telah mereka rawat dan urus,” jelas politisi PKS tersebut.

Guna mencari jalan keluar yang konkret, BAM DPR RI akan meneruskan aspirasi warga Gowa ini kepada Komisi VI DPR RI. Tujuannya adalah agar dilakukan mediasi yang melibatkan pihak-pihak terkait guna mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, terutama para petani penggarap.

“Kami akan mendorong Komisi VI untuk melakukan tindak lanjut secara non-litigasi melalui mediasi yang baik dan memuaskan semua pihak, khususnya masyarakat penggarap,” tuturnya.

Pembangunan Bendungan Jenelata sendiri merupakan salah satu proyek krusial untuk pengendalian banjir dan pemenuhan kebutuhan air di Sulawesi Selatan. Kendati demikian, pembebasan lahan masih menjadi tantangan utama yang harus segera dituntaskan agar proyek dapat berjalan lancar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas

Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:19 WIB

Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan

Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44 WIB

Carut-Marut Masalah BPJS Bersumber Dari Belum Solidnya DTSEN

Carut-Marut Masalah BPJS Bersumber Dari Belum Solidnya DTSEN

DPR | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

×