- Laba BUMN meningkat empat kali lipat dari capaian tahun 2024 sebesar Rp89 triliun, disampaikan Presiden Prabowo.
- Kenaikan signifikan laba BUMN dicapai dalam satu tahun pemerintahan karena penerapan manajemen yang baik.
- Presiden Prabowo menekankan pentingnya kepemimpinan jujur serta mengancam tindakan tegas terhadap praktik merugikan negara.
Suara.com - Laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN) naik empat kali lipat. Kenaikan keuntungan tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo menyoroti kinerja BUMN yang dahulu tidak pernah untung, tetapi kini satu tahun pemerintahan yang ia pimpin, keuntungan BUMN justru naik.
"BUMN yang selama sekian tahun tidak pernah untung, dalam satu tahun pemerintahan kita, hasil BUMN naik 4 kali lipat, dari Rp 89 triliun tahun 2024, naik 4 kali," kata Prabowo peresmian dan groundbreaking SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Menurut Prabowo hasil yang kini dicapai BUMN dengan memberikam keuntungan berkali lipat bukan tanpa sebab. Keuntungan bisa dihasilkan dengan modal manajemen yang baik.
"Hanya dengan kepemimpinan baik, semangat tidak mau mencuri dari bangsa dan rakyat Indonesia. Saya ingatkan siapapun di lembaga manapun yang mengelola untuk rakyat jagalah kehormatan jagalah kepentingan rakyat Indonesia," ujar Prabowo.
Prabowo lantas mewanti-wanti para pejabat di pemerintahannya agar tidak lagi melakukam praktik-praktik merugikan.
"Kalau kau meneruskan praktik merugikan bangsa dan rakyat, pemerintah akan gunakan segala kekuatan yang ada pemerintah tanpa pandang bulu," kata Prabowo.