Soal Perbedaan Awal Ramadan, Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Bersikap Arif dan Bijaksana

Vania Rossa | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Selasa, 17 Februari 2026 | 15:43 WIB
Soal Perbedaan Awal Ramadan, Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Bersikap Arif dan Bijaksana
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. [Kontri/Putu]
  • Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta umat Islam menyikapi perbedaan awal Ramadan 1447 H dengan bijak.
  • Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.
  • Haedar Nashir menekankan bahwa perbedaan harus disikapi dengan tasamuh tanpa saling menyalahkan karena belum ada kalender tunggal.

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa Ramadan 1447 H dengan bijak. Hal ini disampaikan menyusul potensi perbedaan penetapan awal ibadah puasa antara Muhammadiyah dan pemerintah.

Diketahui, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal Ramadan berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Melalui Maklumat Nomor 2/MLM/1.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H ditetapkan pada Jumat, 20 Maret 2026.

Di sisi lain, pemerintah dijadwalkan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 2026 pada hari ini.

Menanggapi potensi perbedaan tersebut, Haedar meminta umat Islam untuk menyikapinya dengan cerdas dan tasamuh.

"Di situlah sebagai ruang ijtihad tentu tak perlu saling menyalahkan satu sama lain, dan satu sama lain juga tidak merasa paling benar sendiri," kata Haedar pada Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, perbedaan awal puasa bukanlah hal baru dan sudah kerap terjadi. Karena itu, ia menilai kondisi tersebut tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

Terlebih, hingga saat ini umat Islam belum memiliki satu kalender tunggal yang disepakati bersama. Kondisi tersebut membuat kemungkinan perbedaan dalam penetapan hari-hari besar Islam masih dapat terjadi.

"Perbedaan itu harus disikapi dengan arif bijaksana. Terlebih, puasa itu tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan takwa, baik peningkatan takwa untuk pribadi maupun kolektif," tandasnya.

Haedar juga berpesan agar puasa Ramadan 1447 H dapat dijalankan dengan tenang, damai, dan penuh kematangan. Ia berharap umat Islam tidak terganggu oleh hiruk-pikuk kehidupan, termasuk oleh perbedaan awal Ramadan.

"Dalam konteks yang lebih luas, Ramadan diharapkan kita menjadi umat yang terbaik. Baik dalam kerohanian senantiasa beriman dan bertakwa kepada Allah, maupun dalam hal keilmuan yang kian tinggi dan menebar segala kebaikan yang makin luas," ujarnya.

Lebih lanjut, Haedar mengingatkan bahwa puasa tidak sebatas menahan lapar dan dahaga. Puasa juga mengajarkan umat Islam untuk menahan nafsu dan hasrat yang dapat merusak kerekatan sosial, sekaligus melatih kesabaran.

Apalagi di era media sosial saat ini yang kerap memancing amarah, kebencian, dan perselisihan. Ia menegaskan bahwa puasa seharusnya menjadi tameng untuk menangkal serta menahan hawa nafsu agar tidak lepas kendali.

"Dengan berbagai macam informasi, postingan, yang kira-kira memberi suasana panas dalam kehidupan sosial kebangsaan kita. Maka puasa harus menjadi kanopi sosial kita," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Berapa Hari Lagi? Ini Jadwal Penetapannya dari Kemenag, NU dan Muhammadiyah

Puasa Berapa Hari Lagi? Ini Jadwal Penetapannya dari Kemenag, NU dan Muhammadiyah

Lifestyle | Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:33 WIB

Jadwal Lebaran dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah Berdasarkan Maklumat Terbaru

Jadwal Lebaran dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah Berdasarkan Maklumat Terbaru

Your Say | Rabu, 07 Januari 2026 | 06:10 WIB

Muhammadiyah Puji Prabowo! Ini Gebrakan Kebijakan yang Bikin Terkesan

Muhammadiyah Puji Prabowo! Ini Gebrakan Kebijakan yang Bikin Terkesan

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 21:53 WIB

Terkini

Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat

Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:01 WIB

DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif

DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:44 WIB

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:44 WIB

Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar

Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:41 WIB

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:32 WIB

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:20 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB