Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini

Erick Tanjung

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:03 WIB
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
Ilustrasi salat taraweh berjamaah di bulan ramadan. [Dok. Antara]
baca 10 detik
  • Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember mulai puasa Ramadan pada Selasa ini.
  • Gunakan sistem khumasi, Ponpes Mahfilud Dluror tetapkan awal Ramadan lebih awal.
  • Ribuan warga Jember dan Bondowoso jalankan ibadah puasa mulai Selasa ini.

Suara.com - Sebagian warga di Kabupaten Jember dan Bondowoso, Jawa Timur, yang merupakan jemaah Pondok Pesantren Mahfilud Dluror, mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan lebih awal, yakni pada Selasa (17/2/2026).

"Kami sudah melaksanakan salat tarawih pada Senin (16/2) malam. Mulai hari ini, kami berpuasa, diikuti oleh ribuan jemaah, alumni, serta warga di sekitar pondok pesantren," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Mahfilud Dluror, KH Ali Wafa, di Jember, Selasa.

Dilansir dari Antara, Ali Wafa menjelaskan bahwa penetapan awal puasa tersebut berdasarkan keyakinan menggunakan acuan sistem khumasi (berasal dari bahasa Arab yang berarti lima). Metode ini merujuk pada kitab Nushatul Majaalis karangan Syeh Abdurrohman As Shufuri As Syafi'i, yang telah dijalankan secara turun-temurun selama 198 tahun.

"Dalam sistem penghitungan khumasi, penentuan awal puasa tahun ini dilakukan dengan menghitung lima hari dari awal puasa tahun sebelumnya. Dengan metode ini, awal Ramadan tahun depan pun sudah dapat ditentukan," tuturnya.

Pada tahun 2025, awal Ramadan jatuh pada hari Jumat. Dengan menghitung lima hari sejak Jumat (Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa), maka awal Ramadan 1447 Hijriah bagi jemaah Ponpes Mahfilud Dluror jatuh pada hari Selasa ini.

Penentuan awal Ramadan di pesantren yang berlokasi di perbatasan Jember dan Bondowoso ini murni berdasarkan kitab salaf Nushatul Majaalis wa Muntahobul Nafaais yang diterapkan sejak tahun 1826. Oleh karena itu, mereka tidak menggunakan metode hisab maupun rukyat sebagaimana yang dilakukan pemerintah dan Muhammadiyah.

"Kami berharap perbedaan penetapan awal puasa ini dihargai oleh umat Muslim lainnya. Selama ini tidak pernah ada masalah karena perbedaan adalah rahmat," tambah KH Ali Wafa.

Sebagai perbandingan, berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026). Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama baru akan menggelar Sidang Isbat pada Selasa sore untuk menetapkan awal Ramadan secara nasional melalui pemaparan posisi hilal berdasarkan data hisab dan rukyatul hilal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:37 WIB

Polres Probolinggo Bentuk Timsus Usut Pencurian Tujuh Koper Wisatawan Thailand di Bromo

Polres Probolinggo Bentuk Timsus Usut Pencurian Tujuh Koper Wisatawan Thailand di Bromo

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 08:57 WIB

Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

Foto | Senin, 16 Februari 2026 | 16:51 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×