Jalan Berlubang di Jakarta, Siapa Bertanggung Jawab?

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 18:41 WIB
Jalan Berlubang di Jakarta, Siapa Bertanggung Jawab?
Ilustrasi Jalan Berlubang di Jakarta. (Suara.com)
  • Hingga Februari 2026, terdapat 11.228 titik jalan berlubang di Jakarta, menyebabkan 27 kecelakaan dan satu korban jiwa.
  • Dinas Bina Marga bertanggung jawab atas perbaikan, namun perbaikan permanen ditunda hingga musim kemarau karena aspal tidak merekat saat hujan.
  • Masyarakat didorong waspada dan dapat melaporkan kerusakan jalan melalui aplikasi JAKI, hotline WhatsApp, atau media sosial instansi terkait.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyisakan pemandangan memprihatinkan berupa wajah aspal yang "bopeng" di berbagai sudut kota. Hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 11.228 titik lubang menghiasi jalanan, dengan sekitar 1.200 hingga 1.500 di antaranya masih terbengkalai tanpa perbaikan.

Kondisi jalan yang hancur ini bukan sekadar gangguan estetika, melainkan ancaman nyata yang telah memicu 27 kecelakaan lalu lintas. Tragedi ini bahkan telah merenggut satu korban jiwa, membuktikan bahwa lubang-lubang tersebut adalah jebakan maut yang mengintai nyawa para pengendara setiap harinya.

Masyarakat kini mulai mempertanyakan alasan lubang terus bermunculan, serta mengapa solusi yang diberikan selama ini seolah hanya tambal sulam sementara. Di tengah risiko yang terus menghantui, publik menanti jawaban pasti mengenai siapa pihak yang sebenarnya harus bertanggung jawab atas kualitas infrastruktur ibu kota ini.

Kenapa Jalan Cepat Rusak Saat Musim Hujan?

Lubang-lubang jalanan Jakarta bukan muncul tanpa alasan. Tingginya intensitas hujan di kawasan ibu kota sejak akhir 2025 lalu jadi salah satu penyebab utama.

"Karakter aspal yang kita punya, atau semua aspal di Indonesia ini, kalau kena air tidak ada yang merekat kuat," terang Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Genangan banjir Jakarta turut memperparah kondisi aspal yang memang tidak tahan air. Sangat memungkinkan untuk air meresap melalui retakan-retakan aspal kecil maupun pori-pori pada permukaan jalan, sehingga menimbulkan kerusakan.

Infografis Jalan Berlubang di Jakarta. (Suara.com/Iqbal)
Infografis Jalan Berlubang di Jakarta. (Suara.com/Iqbal)

Lubang-Lubang Jalan Tanggung awab Siapa?

Sudah jelas, Dinas Bina Marga DKI Jakarta jadi pihak yang paling bertanggung jawab atas pembenahan lubang-lubang jalan di wilayah ibu kota. Jalan-jalan di Jakarta merupakan bagian dari fasilitas umum yang pengerjaan dan pengelolaannya berada di bawah instansi pimpinan Heru Suwondo itu.

Dinas Bina Marga juga bukan tanpa reaksi menyikapi lubang-lubang jalan yang timbul di Jakarta selepas tiga kali terjangan banjir pada awal 2026 lalu. Perbaikan sementara lewat penambalan jalan-jalan berlubang sudah dilakukan di puluhan ribu titik terdampak.

"Kami telah berupaya secara maksimal dan responsif untuk mencegah kerusakan jalan semakin meluas," kata Kepala Pusat Data Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, di laman resmi instansi.

Kenapa Cuma Ditambal, Bukan Diperbaiki Total?

Pertanyaan berikutnya yang timbul di kalangan masyarakat tentu menyangkut soal kebijakan penambalan jalan berlubang yang masih bersifat sementara. Banyak yang meyakini masalah tidak akan selesai lewat perbaikan bersifat temporer itu.

Masalah nyata pun sempat terlihat di salah satu lubang jalan di kawasan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan, di mana titik yang sama sampai mengalami tiga kali penambalan. Aspal berulang kali tergerus akibat guyuran hujan serta tidak mampu menahan beban kendaraan dengan muatan berlebih yang sering melintas di sana.

Namun, perbaikan jalan sementara tetap dibutuhkan karena lubang-lubang menganga di aspal ibu kota sudah memakan banyak korban. Hingga bulan ini, tercatat sudah terjadi 27 kecelakaan akibat jalan berlubang dengan satu siswa meregang nyawa di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

"Penanganan cepat dan darurat tetap kami lakukan, termasuk di tengah kondisi musim hujan sebagai upaya menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan," ujar Siti Dinarwenny.

Perbaikan jalan secara menyeluruh baru bisa dilakukan saat Jakarta sudah memasuki bulan kemarau, di mana tingkat curah hujan tinggi mulai berganti dengan paparan terik sinar matahari. Sekali lagi, pengaspalan ulang jalan secara permanen tidak akan maksimal bila dilakukan di tengah musim hujan.

"Pengaplikasian aspal panas atau hotmix pada permukaan yang masih basah tidak dapat menghasilkan daya rekat yang optimal," papar Siti Dinarwenny.

Apa yang Bisa Dilakukan?

Dinas Bina Marga DKI Jakarta sudah berupaya maksimal untuk memperbaiki jalan-jalan berlubang di wilayah ibu kota. Penambahan armada pun sempat dilakukan guna menyesuaikan perbaikan titik terdampak yang jumlahnya mencapai puluhan ribu di lima kota administrasi.

"Teman-teman bisa bayangkan, 1.000 orang memencar di semua Jakarta. Ini bukan pekerjaan mudah," tutur Rano Karno.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga sudah memasang imbauan untuk pengendara lebih waspada di jalan. Spanduk-spanduk besar hingga pengumuman di videotron mereka bentangkan di area yang lubang jalannya masih berstatus menunggu perbaikan.

"Selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan saat melintas di musim hujan," pinta Siti Dinarwenny.

Kini, tinggal bagaimana masyarakat menyikapi imbauan dari Dinas Bina Marga tentang menjaga kehati-hatian saat melintas di jalan raya. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) pun sudah mengatur tentang bagaimana pengendara wajib menjaga konsentrasi serta memperhatikan batas aman kecepatan demi keselamatan bersama.

Masyarakat juga bisa ikut berpartisipasi melaporkan kerusakan jalan di Jakarta lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang bisa diunduh di ponsel. Melalui fitur "Laporan Warga", kita bisa mengambil foto lubang jalan yang ingin dilaporkan. Pastikan GPS atau penanda lokasi di ponsel menyala, agar koordinatnya akurat dan bisa segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Selain melalui JAKI, aduan juga bisa disampaikan melalui hotline WhatsApp maupun akun media sosial resmi Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Ada juga laman Cepat Respon Masyarakat yang dapat dijadikan media pengaduan alternatif kala laporan ke instansi terkait tidak kunjung mendapat tanggapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinas Bina Marga DKI Bersihkan Koridor 13 Transjakarta dan Perbaiki Jalan Berlubang

Dinas Bina Marga DKI Bersihkan Koridor 13 Transjakarta dan Perbaiki Jalan Berlubang

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:41 WIB

Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

Foto | Senin, 16 Februari 2026 | 16:51 WIB

Bukan Cuma Musibah, Jalan Rusak Ternyata Ada UU yang Bisa Seret Pejabat ke Penjara

Bukan Cuma Musibah, Jalan Rusak Ternyata Ada UU yang Bisa Seret Pejabat ke Penjara

Otomotif | Senin, 16 Februari 2026 | 13:25 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB