Harga Cabai di Jakarta Sedang 'Pedas' Sekali, Pramono: Dua Minggu ke Depan Pasti Normal

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:13 WIB
Harga Cabai di Jakarta Sedang 'Pedas' Sekali, Pramono: Dua Minggu ke Depan Pasti Normal
Harga cabai naik lagi. [Antara]
baca 10 detik
  • Pemprov DKI berupaya meredam kenaikan signifikan harga cabai rawit merah di pasar, mencapai Rp75 ribu hingga Rp90 ribu/kg.
  • Kenaikan harga disebabkan curah hujan tinggi dan petani libur, menyebabkan penurunan suplai dari Jawa dan Sulawesi Selatan.
  • Pemerintah akan melakukan intervensi dengan Fasilitas Distribusi Pangan dan membatasi margin keuntungan pengecer.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah berupaya keras meredam lonjakan harga cabai rawit merah yang saat ini telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP).

Berdasarkan pantauan terkini, harga rata-rata cabai rawit merah pada tingkat konsumen di Pasar Induk Kramat Jati telah menembus angka Rp75 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram untuk kualitas terbaik.

Kondisi ini menunjukkan disparitas harga yang cukup mencolok mengingat harga di tingkat petani wilayah Sulawesi Selatan berada di angka Rp45 ribu per kilogram, sedangkan di Pulau Jawa berkisar Rp60 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.

Melambungnya harga si pedas ini dipicu oleh tingginya curah hujan serta adanya tradisi meliburkan diri di kalangan petani saat menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

"Jadi suplai yang dari Jawa maupun dari Sulawesi Selatan itu kuantitasnya mengalami penurunan," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan penjelasan mendalam mengenai fenomena kenaikan harga komoditas pangan tersebut di Balai Kota, Kamis (19/2/2026).

Guna mengatasi masalah tersebut, Badan Pangan Nasional akan segera menjalankan program Fasilitas Distribusi Pangan (FDP) dengan membeli pasokan cabai langsung dari Pulau Jawa dan Sulawesi Selatan.

Pemerintah memastikan pasokan cabai dari Sulawesi Selatan akan digelontorkan sebanyak 2 hingga 3 ton per hari untuk menjaga ketersediaan stok di Pasar Induk Kramat Jati.

Pramono Anung kunjungan kerja di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/2/2026). (Suara.com/Adiyoga)
Pramono Anung kunjungan kerja di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/2/2026). (Suara.com/Adiyoga)

Ditambah lagi, masa panen di berbagai sentra produksi cabai Pulau Jawa seperti Garut, Sumedang, Magelang, hingga Banyuwangi pun sudah mulai berjalan.

"Saya yakin dalam satu atau dua minggu ke depan, pasti harga cabai di Jakarta bisa normal kembali. Kenapa bisa normal kembali? Karena kami akan melakukan intervensi. Kami akan membeli cabai," papar Pramono Anung.

baca juga

Dalam skema intervensi ini, para pedagang pengecer diwajibkan menjual cabai dengan margin keuntungan maksimal Rp5.000 per kilogram di atas harga pembelian agar harga tetap terjangkau oleh warga.

Sementara itu Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta pun dikerahkan untuk melakukan monitoring ketat guna menjamin harga di tingkat pengecer sesuai dengan ketentuan.

"Saya yakin dengan cara seperti ini, inflasi di Jakarta pasti akan bisa kami kontrol dan ini sudah kami lakukan untuk itu," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Cabai Naik Jelang Ramadhan, Mendag Salahkan Hujan

Harga Cabai Naik Jelang Ramadhan, Mendag Salahkan Hujan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 19:55 WIB

Pemprov DKI Tegaskan Larangan Sahur on the Road, 1.900 Personel Disiagakan untuk Patroli Ramadan

Pemprov DKI Tegaskan Larangan Sahur on the Road, 1.900 Personel Disiagakan untuk Patroli Ramadan

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:01 WIB

Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi

Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 19:31 WIB

Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen

Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

×