- UMY membagikan sekitar 4.000 porsi takjil gratis harian menggunakan sistem drive thru selama Ramadan 1447 H.
- Program yang dimulai 18 Februari 2026 ini dirancang untuk memudahkan mahasiswa yang masih aktif kuliah dan padat jadwal.
- Setiap paket takjil difokuskan pada kelengkapan gizi, mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan vitamin untuk mendukung kesehatan.
Suara.com - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali memanjakan mahasiswanya dengan membagikan takjil gratis setiap hari selama Ramadan 1447 H. Lebih kurang ada 4.000 porsi yang dibagikan kepada para mahasiswa dengan konsep drive thru tiap hari.
Berdasarkan pantauan Suara.com di UMY, suasana di depan Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendadak berubah menjadi lautan kendaraan roda dua pada Kamis (19/2/2026).
Ribuan mahasiswa dengan helm dan jaket lengkap dengan membawa kartu tanda mahasiswa tampak memenuhi area kampus. Mereka membentuk barisan panjang yang mengular rapi.
Ada yang datang sendiri, tak sedikit pula yang datang berdua bersama rekannya. Di depan barisan mereka ada sejumlah relawan bermegafon untuk mengarahkan alur pembagian takjil.
Zabrina, seorang mahasiswa Kedokteran Umum UMY semester 4 mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 14.00 WIB. Ia datang lebih awal demi mengamankan tempat di barisan depan. Padahal pembagian takjil baru dimulai sekitar pukul 15.15 WIB.
"Tadi datang jam 2 sih. Ngantre sempet naruh motor dulu," kata Zabrina.
Baginya, sensasi mengantre menjadi bagian dari keseruan berburu takjil di kampus.
"Kalau saya udah dari tahun kemarin ikut bagi takjil drive thru ini. Apalagi menunya enak-enak sih, asyik ngantri ini bareng temen-temen," ungkapnya.
Hal senada dirasakan oleh Icha, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 9. Sebagai salah satu mahasiswa senior yang sudah tahunan mengikuti program ini, ia menilai takjil gratis UMY sangat membantu manajemen keuangan anak kos.
Baca Juga: 7 Menu Takjil Hemat untuk Dibagikan Mulai Rp2 Ribuan, Gak Perlu Mahal
"Ini udah sering tiap tahun. Memang datang awal dan menunggu. Lumayan bisa hemat sebagai anak kos," ucap Icha.
Variasi menu yang tidak membosankan menjadi alasan mengapa ia semangat mengantre takjil jalur drive thru setiap sore.
Hari ini saja menu yang dibagikan cukup menggiurkan yakni berupa nasi dengan lauk beef blackpepper, tumis baby buncis, bakso ikan, tempe goreng, dan es coco pandan.
Adapun program ini telah resmi dimulai pada Rabu (18/2/2026) kemarin sebagai bentuk kepedulian sosial kampus.
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyatakan bahwa skema ini dirancang untuk memudahkan mahasiswa yang masih memiliki jadwal perkuliahan padat.
Pihak kampus menargetkan pendistribusian masif pada 20 hari pertama Ramadan, menyesuaikan dengan kalender akademik sebelum memasuki masa mudik lebaran.
"Rata-rata pelaksanaan efektif pada 20 hari awal Ramadan karena saat itu mahasiswa masih aktif berkuliah dan beraktivitas di kampus," ungkap Achmad.
Selain kuantitas yang besar, aspek nutrisi menjadi poin utama dalam penyusunan menu harian. Kampus memastikan setiap paket takjil yang dibagikan memiliki kandungan gizi yang lengkap.
Mulai dari karbohidrat hingga vitamin gun mendukung kesehatan mahasiswa selama menjalankan ibadah puasa di tengah kesibukan kuliah.
"Menunya kami upayakan bergizi seimbang. Ada protein, sayur-mayur, dan vitamin. Sumber protein juga diperhatikan, baik hewani maupun nabati. Jadi mahasiswa tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga mendapatkan asupan yang sehat setelah seharian berpuasa," tandasnya.