Dino Patti Djalal Ingatkan Pemerintah Realistis di BoP, Soroti Risiko Stagnan

Vania Rossa | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:25 WIB
Dino Patti Djalal Ingatkan Pemerintah Realistis di BoP, Soroti Risiko Stagnan
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
  • Dino Patti Djalal mengingatkan pemerintah agar realistis terhadap peran Indonesia dalam Board of Peace (BoP) karena potensi stagnasi.
  • Dino menyoroti dominasi AS di BoP serta kurangnya empati AS terhadap penderitaan warga Gaza dalam pidato eksekutif.
  • Presiden Prabowo menegaskan kembali bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian jangka panjang Palestina.

Suara.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengingatkan pemerintah untuk tetap realistis terhadap peran Indonesia di Board of Peace (BoP). Mengingat masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi ke depan.

Menurut Dino terdapat potensi BoP tidak akan berdiri lama karena kepentingan negara-negara anggotanya yang berbeda, terlebih Amerika Serikat dan Israel.

"Kita harus 'realistis' mengenai keterbatasan peran Imdonesia dalam BoP, mengenai kelemahan BoP, dan memperhitungkan risiko BoP menjadi stagnan - bahkan ambruk - karena kepentingan dan visi anggotanya - termasuk Trump, dan Netanyahu - masih berbeda-beda dan pasti akan mengalami perbenturan yang sulit dijembatani," tulis Dino dalam akun X pribadinya @dinopattidjalal, Jumat (20/2/2026).

Dino menyorot peran Presiden AS Donald Trump di dalam BoP tampak sangat dominan.

Diketahui, BoP kini sudah memulai langkah setelah negara-negara anggota melakukan pertemuan perdana di Washington DC, Kamis (19/2). Kendati demikian, Dino mengatakan proses ke depan masih rapuh dan penuh risiko.

Dino mengatakan tantangan di lapangan khususnya terkait demiliterisasi masih sangat berat, meski roda aspek keamanan di BoP sudah mulai bergulir dengan pembentukan Palestinian Security Force & International Stabilization Force.

Menurutnya kapasitas Palestinian Security Force yang akan dilatih Yordania dan Mesir yang sedang dibentuk untuk menjaga keamanan di Gaza masih penuh tandatanya.

Dino menyoroti pidato-pidato pihak AS yang terkesan tidak terdapat empati terjadap korban jiwa dan penderitaan warga Gaza dalam 2 tahun terakhir. Bahkan, menurutnya, hal tersebut tidak disinggung.

"Pernyataan seorang anggota eksekutif BoP terhadap potensi nilai real estate/bisnis di Gaza (ditaksir sampai $ 150 milyar) tidak sensitif terhadap nurani warga Gaza | Saya tidak melihat referensi mengenai aspek 'political development' di Gaza dalam masa transisi, umumnya hanya mengenai aspek administrasi | Tatakelola dana yang dikumpulkan BoP masih belum jelas, dan akan banyak disorot | Negara-negara Islam dan mayoritas muslim dalam BoP sementara ini nampak kompak | Proses di lapangan masih jauh dari 'Palestine-led process'," tulis Dino.

Pegang Opsi Keluar

Dino mengingatkan pentingnya bagi Indonesia untuk memilih opsi keluar. Ia mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang tidak menyampaikan mengenai iuran Indonedia di BoP untuk menjadi anggota permanen.

"Saya apresiasi Presiden Prabowo TIDAK mengumumkan kontribusi Indonesia $ 1 milyar untuk menjadi anggota permanen BoP," kata Dino.

Menurutnya, keikutsertaan Indonesia di BoP memang tidak perlu sampai menjadi anggota permanen. Sebaliknya, Indonesia harus menyimpan opsi keluar bila tujuan BoP sudah tidak sejalan.

"Karena memang Indonesia tidak perlu berambisi untuk menjadi anggota permanen BoP dan perlu selalu pegang opsi untuk keluar dari BOP kalau terjadi penyelewengan misi BoP. Peran sumbang pasukan penjaga perdamaian sudah cukup," kata Dino.

Dino memberikan catatan terhadap pidato Prabowo di dalam pertemuan perdana BoP. Ia mencatat pidato Prabowo di KTT BoP yang tidak menyebut mengenai Two State Solution atau Palestinian Statehood.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Beri Penjelasan, Pasukan Perdamaian Gaza Pakai Helm Biru Tidak?

Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Beri Penjelasan, Pasukan Perdamaian Gaza Pakai Helm Biru Tidak?

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:34 WIB

Momen Donald Trump Berkali-kali Puji Prabowo di Pertemuan Board of Peace

Momen Donald Trump Berkali-kali Puji Prabowo di Pertemuan Board of Peace

Video | Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:07 WIB

Usai Hadiri Board of Pearce, Prabowo Bicara Kehidupan Rakyat Gaza dan Kewaspadaan

Usai Hadiri Board of Pearce, Prabowo Bicara Kehidupan Rakyat Gaza dan Kewaspadaan

Video | Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB