Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Beri Penjelasan, Pasukan Perdamaian Gaza Pakai Helm Biru Tidak?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:34 WIB
Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Beri Penjelasan, Pasukan Perdamaian Gaza Pakai Helm Biru Tidak?
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Indonesia menyiapkan 8.000 personel untuk misi stabilisasi Gaza dan akan menjabat sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF).
  • Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal meminta kejelasan pemerintah mengenai penggunaan helm biru untuk pasukan perdamaian Indonesia di Gaza.
  • Pengiriman awal kelompok pasukan advance Indonesia ke Gaza diperkirakan dapat dilaksanakan dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan.

Suara.com - Indonesia menyiapkan 8.000 personel untuk dikirim ke Gaza sebagai pasukan perdamaian. Indonesia bahkan mendapat posisi sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) atau pasukan stabilisasi Gaza.

Menanggapi kesiapan Indonesia mengirim personel ke Palestina, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai pemerintah perlu menjelaskan mengenai penggunaan helm biru bagi pasukan perdamaian. Mengingat helm biru digunakan pasukan perdamaian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Saya berpandangan perlu ada kejelasan dari Pemerintah apakah pasukan perdamaian di Gaza akan menggunakan helmet biru (blue helmet) sebagmana biasanya pasukan perdamaian PBB," kata Dino dalam unggahannya di akun X @dinopattidjalal, dikutip Jumat (20/2/2026).

Menurut Dino, pemerintah perlu menjelaskan bila ke depan, pasukan perdamaian asal Indonesia di Gaza tidak menggunakan helm biru.

"Kalau tidak, ini berarti pertama kalinya pasukan perdamaian tidak menggunakan blue helmets, dan perlu dijelaskan kepada publik kenapa," tulis Dino.

Sebelumnya, terkait waktu pengiriman pasukan perdamaian, Prabowo menyebut bahwa kemungkinan pengiriman kelompok awal dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini,” ujar Prabowo.

Prabowo sekaligus mengonfirmasi bahwa Indonesia diminta untuk mengisi posisi Wakil Komandan dalam struktur misi tersebut.

“Ya, mereka minta kita jadi Deputy Commander,” kata Prabowo.

baca juga

Sementara itu dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, Kamis (19/2), Prabowo menegaskan komitmen Indonesia melalui keikutsertaannya di Dewan Perdamaian untuk turut mengirimkan pasukan perdamaian.

"Oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan," kata Prabowo.

"Kami siap mengerahkan pasukan untuk mengambil bagian secara aktif dalam Pasukan Stabilisasi Internasional demi mewujudkan perdamaian ini," sambung Prabowo.

Simulasi pasukan perdamaian Indonesia dalam misi PBB dalam Journalist Boot Camp PMPP TNI-UNIC yang berlangsung di Sentul, Bogor, Jawa Barat selama dua hari. [Suara.com/Faqih]
Simulasi pasukan perdamaian Indonesia dalam misi PBB dalam Journalist Boot Camp PMPP TNI-UNIC yang berlangsung di Sentul, Bogor, Jawa Barat selama dua hari. [Suara.com/Faqih]

Diketahui, Indonesia akan menjadi Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) atau pasukan stabilisasi Gaza, sebagaimana disampaikan langsung oleh Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Selain Indonesia, bergabung dalam ISF yang bertujuan menciptakam perdamaian di Gaza, di antaranya Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, dan Yordania.

"Saya ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF. Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng," kata Jasper.

Jasper menyampaikan ISF akan fokus untuk menstabilkan keadaan di Gaza sehingga memungkinkan pemerintahan sipil berjalan.

Bukan konfrontasi, keberadaan ISF di Gaza untuk menjalankan mandat untuk mengawasi gencatan senjata dan stabilitas keamanan.

Indonesia diketahui bakal mengirimkan 8.000 personel TNI sebagai bagian dari ISF di Gaza. Pasukan TNI yang berpartisipasi dalam ISF akan ditugaskan untuk misi non-tempur, kemanusiaan, medis, dan rekonstruksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Sidang DK PBB, Menlu Sugiono Kecam Pendudukan Israel di Tepi Barat Palestina

Di Sidang DK PBB, Menlu Sugiono Kecam Pendudukan Israel di Tepi Barat Palestina

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:25 WIB

PBB Sebut Israel Langgar Hukum! Ini Dampak Buruk Pencaplokan Tanah di Area C Bagi Warga Palestina

PBB Sebut Israel Langgar Hukum! Ini Dampak Buruk Pencaplokan Tanah di Area C Bagi Warga Palestina

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:01 WIB

Menlu Sugiono Bertemu Sekjen PBB di New York, Bahas Krisis Palestina dan Board of Peace

Menlu Sugiono Bertemu Sekjen PBB di New York, Bahas Krisis Palestina dan Board of Peace

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:30 WIB

Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia

Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:08 WIB

TNI Mulai Latih Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza

TNI Mulai Latih Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza

News | Senin, 09 Februari 2026 | 19:54 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×