Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Minggu, 22 Februari 2026 | 11:08 WIB
Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus
Rumah tinggal di kawasan Blimbingsari, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman yang terbakar pada Sabtu (21/2/2026) sore. (Dok: Polresta Sleman)
baca 10 detik
  • Kebakaran terjadi di rumah tinggal kawasan Blimbingsari, Sleman, pada Sabtu sore (21/2/2026) sekitar pukul 15.45 WIB.
  • Penyebab utama kebakaran adalah korsleting listrik di belakang rumah, bukan dari kembang api yang tersimpan di garasi.
  • Dampak kejadian ini adalah kerugian materiil sekitar Rp100 juta, meliputi bangunan, motor, dan puluhan burung dagangan.

Suara.com - Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di kawasan Blimbingsari, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman pada Sabtu (21/2/2026) sore. Insiden ini sempat mengejutkan warga sekitar usai disertai suara letupan kembang api yang berasal dari dalam bangunan.

Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan awal di lapangan, api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 15.45 WIB.

Sejumlah saksi mata melaporkan adanya suara percikan mencurigakan yang berasal dari area garasi rumah. Adapun area itu diketahui merupakan tempat penyimpanan stok kembang api musiman milik korban.

"Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.45 WIB setelah saksi mendengar suara percikan yang diduga berasal dari kembang api yang tersimpan di dalam garasi rumah korban," ungkap Salamun, Minggu (22/2/2026).

Mendapati hal itu warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk memadamkan api. Tak lama tim Damkar dan dibantu warga setempat melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian.

Setelah berjibaku dengan si jago merah selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB," tambahnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Identifikasi Polresta Sleman menunjukkan bahwa titik api pertama bukan berasal dari kembang api.

Melainkan dari kegagalan instalasi listrik. Adapun korsleting itu terjadi di bagian belakang rumah pada area peralatan elektronik sebelum akhirnya merembet ke bagian depan.

baca juga

"Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di bagian belakang rumah, tepatnya di area yang terdapat sejumlah peralatan elektronik seperti kulkas, magicom, dan kipas angin," ungkapnya.

Api yang merembet kemudian menyambar sisa stok dagangan kembang api yang tersimpan di garasi. Berbagai jenis kembang api seperti air mancur dan bola tembak pun tersulut hingga menimbulkan efek letupan ke udara saat kebakaran berlangsung.

"Percikan dari kembang api tersebut sempat menimbulkan letupan ke arah atas sebelum akhirnya berhasil dipadamkan," tuturnya.

Selain menghanguskan bangunan seluas 50 meter persegi, api juga melahap dua unit sepeda motor serta puluhan ekor burung dagangan milik korban. Total kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai angka seratus juta rupiah.

"Dua unit sepeda motor, satu unit mesin jahit, dua unit kulkas, serta sekitar 30 ekor burung peliharaan (dagangan) turut terdampak. Kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp100.000.000," paparnya.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan lokasi telah diamankan dengan garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Salamun tak lupa memberikan imbauan agar masyarakat lebih waspada dalam menyimpan bahan yang mudah terbakar serta rutin mengecek instalasi listrik.

"Polresta Sleman mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik serta penyimpanan bahan yang mudah terbakar guna mencegah terjadinya peristiwa serupa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapak di Cakung Ludes Terbakar Jelang Sahur, 26 Jiwa Lolos dari Maut

Lapak di Cakung Ludes Terbakar Jelang Sahur, 26 Jiwa Lolos dari Maut

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:21 WIB

Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura

Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:55 WIB

Battle of Fates Dikecam, Ramal Kasus Kematian Petugas Pemadam Kebakaran

Battle of Fates Dikecam, Ramal Kasus Kematian Petugas Pemadam Kebakaran

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:44 WIB

Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu

Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 17:19 WIB

Vonis Kasus Tristan: 7 Pemuda Sleman Dihukum 8-10 Tahun, Cegah Klitih atau Murni Penganiayaan?

Vonis Kasus Tristan: 7 Pemuda Sleman Dihukum 8-10 Tahun, Cegah Klitih atau Murni Penganiayaan?

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 07:00 WIB

Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak

Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 10:49 WIB

Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

News | Senin, 16 Februari 2026 | 10:27 WIB

Terkini

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:11 WIB

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:10 WIB

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:54 WIB

×