Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:34 WIB
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menghadiri pembukaan kegiatan Percepatan Penyusunan SKP dan Penguatan Manajemen ASN Bagi Guru Sekolah Rakyat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Kamis (26/2/2026). (Dok: Biro Humas / Aditya Sulaksono)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyelenggarakan kegiatan Percepatan Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Penguatan Manajemen ASN bagi guru Sekolah Rakyat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja para guru Sekolah Rakyat.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, pelatihan tersebut difokuskan pada kemampuan guru dalam menyusun laporan harian terkait perkembangan siswa, sekaligus mengukur dampaknya di masa mendatang.

"Tentang bagaimana mereka membuat pelaporan harian terkait perkembangan siswa Sekolah Rakyat dan diukur dampaknya ke depan,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan budaya kerja yang baik serta memperkuat integritas guru agar tetap profesional dalam menjalankan tugas, baik saat berada dalam pengawasan maupun tidak.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul bersama Sekretaris Jenderal, Robben Rico memberikan arahan kepada perwakilan 306 guru dari 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Pembukaan kegiatan diawali dengan pemutaran video inspiratif yang menampilkan perjalanan siswa Sekolah Rakyat.

Para guru terlihat terharu dan kagum menyaksikan perubahan anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki akses pendidikan, kini dapat menempuh pendidikan dan meraih harapan melalui Sekolah Rakyat. Mereka juga diingatkan bahwa peran guru merupakan perpanjangan tangan Presiden dalam membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu meraih masa depan yang lebih baik.

Dalam arahannya, Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya menjalankan amanat Pasal 34 UUD 1945. Ia mengajak para guru untuk menyadari keberadaan kelompok masyarakat yang selama ini kurang terlihat, namun membutuhkan perhatian dan dukungan negara.

"Mereka ada tapi tidak kelihatan, the invisible people itu ada di sekitar kita. Bapak Presiden mengajak bangsa ini menyisir mereka sebagai implementasi Pasal 34. Mari kita renungkan bersama," ucap Gus Ipul.

Menurutnya, anak-anak tersebut merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Ia menegaskan bahwa pengelolaan Sekolah Rakyat tidak boleh dilakukan secara biasa, karena lembaga ini menjadi jalan baru bagi anak-anak untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

baca juga

Gus Ipul kemudian menekankan pentingnya penyusunan SKP sebagai bagian dari manajemen kinerja. Ia menjelaskan bahwa SKP bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi alat untuk memastikan profesionalisme guru sekaligus mendukung misi utama Sekolah Rakyat dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

"Tujuan besar Sekolah Rakyat itu jelas, memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas dan berkarakter. SKP yang disusun harus mampu menjawab, apa dampak, perubahan, kontribusi kerja harian terhadap tujuan besar tersebut," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa penyusunan SKP harus selaras dengan visi besar Sekolah Rakyat, disusun dengan alur yang jelas mulai dari proses kerja, hasil yang dicapai, dampak pada siswa, hingga manfaat jangka panjang. Selain itu, target kerja juga harus terukur, baik secara tahunan, bulanan, maupun harian.

Gus Ipul menambahkan, SKP memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai penunjuk arah kinerja, panduan dalam bekerja, serta sarana untuk mendorong disiplin dan akuntabilitas. Ia pun berharap para guru memahami konsep tersebut dan menerapkannya dalam menjalankan tugas di Sekolah Rakyat.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T

Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:18 WIB

Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra

Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 05:06 WIB

Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data

Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data

News | Senin, 23 Februari 2026 | 19:27 WIB

Dari Asrama ke Arena, Siswa Sekolah Rakyat Tumbuh Jadi Atlet Karate

Dari Asrama ke Arena, Siswa Sekolah Rakyat Tumbuh Jadi Atlet Karate

News | Senin, 23 Februari 2026 | 14:45 WIB

Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak

Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 15:49 WIB

Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia

Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×