Ambisi Transisi Energi Bersih Indonesia, Seberapa Siapkah SDM Industri Surya?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 04 Maret 2026 | 14:55 WIB
Ambisi Transisi Energi Bersih Indonesia, Seberapa Siapkah SDM Industri Surya?
Ilustrasi panel surya (Freepik/freepik)

Suara.com - Target ambisius transisi energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto menempatkan energi terbarukan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional. Pemerintah mendorong percepatan bauran energi bersih dan penguatan kemandirian energi dalam negeri. Namun, di balik target tersebut, muncul tantangan mendasar: kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk menopang pertumbuhan industri yang bergerak cepat.

Industri energi surya di Indonesia memang tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bermunculan di sektor industri hingga komersial. Tetapi ekspansi ini belum selalu diikuti kesiapan tenaga ahli yang memadai. Tanpa SDM yang kompeten, percepatan transisi energi berisiko menyisakan persoalan kualitas instalasi, keselamatan kerja, hingga ketergantungan pada tenaga asing.

Menutup 2025, perusahaan PLTS lokal Xurya menegaskan bahwa keberlanjutan industri energi terbarukan sangat bergantung pada talenta dalam negeri. VP Operations Xurya, Philip Effendy, menyebut kecanggihan teknologi dan derasnya investasi tidak akan berjalan optimal bila tidak dibarengi kapasitas teknis yang kuat.

Ia menilai ketergantungan pada pihak luar bukan solusi jangka panjang bagi kedaulatan energi Indonesia. Sejak berdiri pada 2018, Xurya melihat sektor surya sebagai industri yang relatif baru dan menghadapi tantangan standardisasi kualitas. Pertumbuhan proyek yang masif harus dibarengi ketersediaan tenaga teknis yang mampu mengelola sistem dengan standar keselamatan tinggi, terutama ketika kompleksitas instalasi semakin meningkat.

“Kami percaya transisi energi harus dipimpin talenta lokal. Tanpa SDM yang kompeten, pertumbuhan industri tidak akan berkelanjutan,” ujar Philip.

Untuk menjawab kesenjangan kompetensi tersebut, Xurya meluncurkan Solar Academy Indonesia (SAI) pada 2024. Program ini difokuskan pada pelatihan teknis bagi mitra Engineering, Procurement, and Construction (EPC) lokal, termasuk mitigasi risiko kebakaran dan praktik instalasi kabel yang aman.

Hingga akhir 2025, program itu telah melatih ratusan teknisi. Pada 2026, jumlah sesi pelatihan direncanakan bertambah guna mempercepat kesiapan tenaga ahli lokal di berbagai daerah.

Di tengah dorongan politik untuk mempercepat transisi energi, isu SDM menjadi fondasi yang tak bisa diabaikan. Target bisa ditetapkan dari pusat kekuasaan, tetapi keberlanjutannya akan sangat ditentukan oleh kapasitas manusia yang mengerjakannya di lapangan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan

Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:50 WIB

Tanggapi Fenomena Kader Mundur, Surya Paloh: Mungkin Sudah Jenuh, Perlu Penyegaran

Tanggapi Fenomena Kader Mundur, Surya Paloh: Mungkin Sudah Jenuh, Perlu Penyegaran

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:25 WIB

Inginkan Sistem 'Selected Party', Surya Paloh: NasDem Konsisten Soal Threshold Tinggi

Inginkan Sistem 'Selected Party', Surya Paloh: NasDem Konsisten Soal Threshold Tinggi

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×