BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 04 Maret 2026 | 15:21 WIB
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
Ilustrasi musim kemarau. (Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang)
  • BMKG mengimbau masyarakat bersiap menghadapi musim kemarau 2026 lebih awal akibat berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026.
  • Sebanyak 114 Zona Musim, meliputi Jawa dan NTB, diprediksi memasuki kemarau April 2026 dengan sifat Bawah Normal.
  • Puncak kemarau diperkirakan Agustus 2026; petani dan pemerintah daerah diminta segera menyesuaikan jadwal dan meningkatkan kesiapsiagaan.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk bersiap menghadapi musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi akan tiba lebih awal dari rerata klimatologinya.

Perubahan pola iklim ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026 yang kini telah bergeser ke fase Netral.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pemantauan anomali iklim di Samudera Pasifik menunjukkan adanya peluang kemunculan El Niño pada pertengahan tahun ini.

“Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase Netral sepanjang tahun,” kata Faisal dalam keterangan tertulis BMKG, Rabu (4/3/2026).

Peralihan Angin Baratan atau Monsun Asia menjadi Angin Timuran yang merupakan Monsun Australia menjadi penanda utama dimulainya periode gersang tersebut.

BMKG mencatat sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) akan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026, meliputi wilayah Jawa, NTB, hingga sebagian Kalimantan.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, merinci bahwa sekitar 46,5 persen wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami awal kemarau yang maju atau lebih cepat dari biasanya.

“Wilayah yang diprediksi mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua,” paparnya.

Berdasarkan analisis data meteorologi, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus 2026.

Kondisi kering ini diperkirakan akan mendominasi wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga sebagian besar Pulau Papua.

Sifat musim kemarau kali ini diproyeksikan akan berada pada kategori Bawah Normal atau jauh lebih kering dibandingkan kondisi tahun-tahun sebelumnya.

“Dengan kondisi ini, durasi musim kemarau di 57,2% wilayah Indonesia diprediksi lebih panjang dari normalnya,“ tambah Faisal.

Menanggapi risiko tersebut, para petani diharapkan segera menyesuaikan jadwal tanam dengan memilih varietas tanaman yang lebih hemat air dan tahan terhadap kekeringan.

Pemerintah daerah juga diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan di sektor kehutanan guna mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan yang mengancam kualitas udara.

“BMKG menegaskan bahwa seluruh informasi prediksi ini merupakan bentuk peringatan dini (Early Warning) yang harus segera diterjemahkan menjadi aksi nyata (Early Action) oleh para pemangku kepentingan demi meminimalkan risiko bencana kekeringan di Indonesia,” pungkas Faisal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:21 WIB

BMKG: Jabodetabek Bakal Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Sore

BMKG: Jabodetabek Bakal Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Sore

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:39 WIB

Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem

Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:19 WIB

Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:52 WIB

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB