Prabowo Tegaskan RI Non-Blok: Indonesia Bebas Aktif, Tidak Memihak

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 09 Maret 2026 | 18:05 WIB
Prabowo Tegaskan RI Non-Blok: Indonesia Bebas Aktif, Tidak Memihak
Presiden Prabowo Subianto. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menegaskan prinsip politik luar negeri Indonesia tetap bebas aktif dan tidak memihak blok manapun.
  • Prabowo menyampaikan jalur non-blok Indonesia sudah benar, ditandai penghormatan kepada semua negara dan agama.
  • Presiden menyoroti dinamika dunia yang berbahaya, termasuk perang di Timur Tengah, dapat memengaruhi Indonesia.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan prinsip bebas aktif Indonesia yang hingga kini tetap diterapkan. Ia memastikan Indonesia tidak terikat dengan blok manapun.

Menurut Prabowo langkah gerakan non-blok yang diambil Indonesia merupakan jalur yang sudah tepat.

"Bangsa kita, negara kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, non-blok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun," kata Prabowo dalam peresmian 218 jembatan scara daring, Senin (9/3/2026).

Kendati non-blok atau tidak memihak, Prabowo menegaskan sikap Indonesia yang menghormati semua kekuatan dan menghormati semua negara.

"Itulah Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika di dalam negeri, tapi juga ke luar negeri kita menghormati semua bangsa, menghormati semua agama, menghormati semua ras, menghormati semua kelompok etnis," kata Prabowo.

"Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis tapi kita bisa rukun," sambungnya.

Melalui sambutannya, Prabowo sebelumnya turut menyinggung kondisi terkini di Timur Tengah dan kawasan di belahan bumi lain.

"Saya ingin menyampaikan ini karena kita sadar dan mengerti bahwa dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya. Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, meski secara geografis Indonesia berjauhan dengan lokasi perang yang berada si Eropa tepatnya Ukraina, serta kawasan Timur Tengah, tetapi perang bisa mempengaruhi kawasan lain.

baca juga

"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Jangan Cuma Bicara yang Manis-manis, Akui Masih Ada Pejabat Mengecewakan

Prabowo: Jangan Cuma Bicara yang Manis-manis, Akui Masih Ada Pejabat Mengecewakan

News | Senin, 09 Maret 2026 | 18:00 WIB

Dapat Penolakan Ulama, Prabowo Pilih Pertahankan Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Dapat Penolakan Ulama, Prabowo Pilih Pertahankan Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Video | Senin, 09 Maret 2026 | 16:45 WIB

Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo

Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo

News | Senin, 09 Maret 2026 | 15:41 WIB

Kasus Nabilah OBrien Berakhir Damai, Komisi III DPR Soroti Perubahan KUHP-KUHAP Baru

Kasus Nabilah OBrien Berakhir Damai, Komisi III DPR Soroti Perubahan KUHP-KUHAP Baru

News | Senin, 09 Maret 2026 | 13:32 WIB

Pengamat: Seskab Teddy Jalankan Peran Mediator Kebijakan Presiden di Tengah Kritik

Pengamat: Seskab Teddy Jalankan Peran Mediator Kebijakan Presiden di Tengah Kritik

News | Senin, 09 Maret 2026 | 12:38 WIB

Cak Imin Bela Langkah Diplomasi Prabowo: Tujuannya Bantu Gaza dan Jaga Ekonomi RI

Cak Imin Bela Langkah Diplomasi Prabowo: Tujuannya Bantu Gaza dan Jaga Ekonomi RI

News | Senin, 09 Maret 2026 | 10:17 WIB

Siang sampai Malam Prabowo Rapat di Hambalang, Seskab Ungkap Lima Isu Terkini yang Dibahas

Siang sampai Malam Prabowo Rapat di Hambalang, Seskab Ungkap Lima Isu Terkini yang Dibahas

News | Senin, 09 Maret 2026 | 04:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×